Kebiasaan yang dilakukan berulang-ulang tersebut akhirnya membentukkepribadian yang menjauh dari ketaatan kepada Allah swt. hal ini sesuai denganSabda Nabi Muhammad saw., yang artinya jika seorang hamba melakukan sebuahdosa, maka akan dititikkan pada hatinya titik hitam, apabila dia bertaubat, makatitik itu akan dihapuskan, jika dia mengulanginya kembali maka titik hitam itu akankembali lagi mengotori hatinya, itulah yang dinamakan “ar raan”. Setiap insanbiasayan diberi gelar sesuai dengan perbuatan yang melekat padanya; seperti :mukmin, muslim, munafik, fasiq, muttaqin dan lain sebagainya.Istilah fasiq merupakan perbuatan yang melanggar perintah Allah swt.baik itu perbuatan yang tergolong dosa besar ataupun dosa kecil, juga mencakupperbuatan yang mengeluarkan pelakunya dari Islam atau tidak mengeluarkannyadari Islam. Setiap orang yang tidak beragama Islam, atau tidak mempercayai syariatIslam maka melekatlah sifat fasiq pada dirinya, akan tetapi tidak semua orang yangberbuat kefasiqan keluar dari lingkaran Islam.Tetapi terkadang Allah juga menyematkan kefasiqan pada dosa kecil, walaupunsangat jarang digunakan. Kefasiqan itu merupakan perbuatan melanggar perintahAllah yang jika dilakukan terus menerus akan menjadi sifat yang melekat dan semakinmenjauhkan pelakunya dari jalan kebenaran.Manusia yang secara unsur terdiri darifisik dan non fisik, adapun kemaksiatan merupakan noda yang akan mengkotori hatimanusia sampai hatinya menjadi hitam dan sulit untuk menerima kebenaran.
Copyrights © 2020