Jurnal Lektur Keagamaan
Vol 19 No 2 (2021): Jurnal Lektur Keagamaan Vol. 19 No. 2 Tahun 2021

Tradisi Bantai Adat: Kearifan Lokal Menyambut Bulan Ramadhan Masyarakat Merangin Jambi

Muhammad Dwi Kurniadi Kurniadi (Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia)
Husmayani Muny Putri (Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2021

Abstract

This article aims to describe the bantai adat tradition as local wisdom to welcome the month of Ramadan for the Merangin Jambi community. A qualitative method with an ethnographic approach is used to study, understand and analyze the phenomenon of the people of Merangin Regency, especially in the bantai adat tradition related to religion. This article was written objectively from the results of participant observations, interviews and literature studies conducted in the Merangin Community. Traditional slaughter is a tradition of slaughtering livestock such as cows and buffalo which aims to welcome the month of Ramadan and is carried out a few days before the month of Ramadan. The values ​​contained in the bantai adat tradition include social values, religious values ​​and local cultural values. By getting to know the traditional slaughtering tradition of the Merangin people, it can make the public know about the traditions that exist in Jambi Province. Keywords: Bantai Adat, Merangin, Tradition, Local Wisdom.   Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tradisi bantai adat sebagai kearifan lokal menyambut bulan Ramadhan bagi masyarakat Merangin Jambi. Metode kualitatif dengan pendekatan etnografi digunakan untuk mempelajari, memahami serta menganalisis fenomena masyarakat Kabu­paten Merangin khususnya dalam tradisi bantai adat yang berhubungan dengan keagamaan. Artikel ini ditulis secara objektif dari hasil observasi partisipan, wawancara dan studi literatur yang dilakukan pada Masyarakat Merangin. Bantai adat merupakan tradisi penyembelihan hewan ternak seperti sapi dan kerbau yang bertujuan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan dan dilaksanakan beberapa hari sebelum bulan Ramadhan. Nilai-nilai yang terdapat dalam tradisi bantai adat antara lain nilai sosial, nilai religius serta nilai budaya lokal. Dengan dikenalnya tradisi bantai adat masyarakat Merangin, dapat membuat khalayak ramai mengetahui tentang tradisi yang ada di Provinsi Jambi. Kata kunci: Bantai Adat, Merangin, Tradisi, Kearifan Lokal.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

lektur

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

the studies of classic religious manuscripts; the studies of contemporary religious manuscripts; religious history and society; religious archaeology; and religious arts on the scope of ...