Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Inp Sintuwu kecamatan Palolo. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa  kelas IV SD Inpres Sintuwu dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Rancangan penelitian mengikuti tahap penelitian yang mengacu pada modifikasi diagram Kemmis dan Mc Tagart, yaitu (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) Refleksi. Hasil penelitian pra tindakan diketahui hanya terdapat 3 dari  20 orang siswa yang tuntas atau rata-rata ketuntasan klasikal 15% dengan ketuntasan individu 52,00%. Hasil tindakan siklus I terdapat 7 dari 20 orang siswa yang tuntas atau rata-rata ketuntasan klasikal 45%ndengan ketuntasan individu 67,50%, sedangkan hasil akhir tindakan siklus II terdapat 17 dari 20 siswa  yang tuntas atau rata-rata ketuntasan klasikal 85% dengan ketuntasan individu 79,00 %. Hasil observasi aktivitas guru siklus I memperoleh persentase rata-rata 51,92% dengan kriteria cukup sedangkan hasil observasi aktivitas guru siklus II memperoleh persentase rata-rata 92,30% dengan kriteria sangat baik. Hasil observasi aktivitas siswa memperoleh nilai rata-rata 2,00 dengan kriteria cukup sedangkan hasil observasi aktivitas siswa siklus II memperoleh nilai rata-rata 3,21 dengan kriteria sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV di SD Inp Sintuwu kecamatan palolo. Kata Kunci: Hasil Belajar, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw
Copyrights © 2017