Tembaga merupakan logam berat yang beracun dan berbahaya jika masuk kedalam organ tubuh manusia dalam konsentrasi yang cukup besar apalagi jika berada dalam perairan. Ion Cu2+ dapat terakumulasi dalam otak, jaringan kulit, hati, pancreas yang bisa mengakibatkan kerusakan selaput darah, kerusakan ginjal, kerusakan saraf pusat dan menyebabkan depresi. Oleh karena itu diperlukan penanggulangan terhadap logam ini di perairan. Biosorpsi adalah proses penghilangan logam berat yang melibatkan penggunaan biomassa sebagai adsorben. Pada penelitian ini proses biosorpsi dilakukan menggunakan ampas tebu sebagai biosorben dan pengontakan secara batch. Pada penelitian ini dilakukan variasi ukuran partikel dan waktu kontak untuk melihat pengaruh ukuran partikel dan waktu kontak pada proses biosorpsi ini. Hasil penelitian didapatkan bahwa ukuran 250 µm dan waktu kontak 90 menit merupakan kondisi optimum pada biosorpsi ini.
Copyrights © 2022