Jurnal Riset Indragiri
Vol 1 No 3 (2022): November

FENOMENA BOIKOT MASSAL (CANCEL CULTURE) DI MEDIA SOSIAL

Epsilody Mardeson (Universitas Terbuka)
Hermiza Mardesci (Universitas Islam Indragiri)



Article Info

Publish Date
15 Nov 2022

Abstract

Dalam beberapa tahun belakangan ini, cancel culture marak terjadi. Cancel culture merupakan fenomena boikot massal yang dilakukan melalui media sosial. Penyebab dari cancel culture ini adalah kurangnya informasi yang valid, serta adanya mob mentality atau mental ikut-ikutan pada pengguna media sosial. Akibatnya, fenomena ini memberikan dampak yang beragam bagi korbannya, seperti timbulnya rasa malu, kehilangan pekerjaan, bahkan kehilangan pekerjaan. Selain korban, cancel culture juga memberikan dampak kepada pelakunya, dimana para pelaku akan merasa makin stress dan emosi jika korban tidak mengabaikan cancel culture yang dihadapinya. Untuk mengatasi fenomena yang kurang baik, hendaknya ada aturan atau perundang-undangan yang mengatur tentang penggunaan media sosial. Selain itu diharapkan para pengguna media sosial menghindari sifat mob mentality yang hanya ikut-ikutan pada kelompok tertentu.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jri

Publisher

Subject

Religion Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Chemistry Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Health Professions Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Ilmu Sosial: Ilmu Hukum, Ilmu Politik, Geografi, Sosiologi, Pendidikan, Kebijakan, Tinjauan Sosial, Seni, Sejarah, Filsafat, Antropologi, dsb. Agama : Pendidikan Agama Islam, Ilmu Hadits, Tafsir, dsb. Teknik: Teknik Industri, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Kimia, Teknik ...