JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida)
Vol. 3 No. 2 (2022): Des

Studi Perbandigan Daya Dukung Pondasi Tapak Dengan Pondasi Bore Pile Pada Pembangunan Menara Air Gampong Lubok Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat

Fitra Ramadani (Universitas teuku Umar, Fakultas teknik, Jurusan teknik sipil)
Astiah Amir (Universitas Teuku Umar)



Article Info

Publish Date
23 Dec 2022

Abstract

Pondasi ialah bagian dari struktur bangunan yang ada di bagian bawah bangunan, pada pembangunan menara air di gampong lubok kecamatan samatiga kabupaten aceh barat dapat diperkirakan menghabiskan biaya atau dana sebesar sekitaran Rp741,320,000. Luas bangunan ± 550 m² untuk jenis fondasi yang dipergunakan pada kostruksi tersebut adalah menggunakan pondasi tapak dengan jumlah pondasi tapak sebanyak 4 buah pondasi dengan kedalaman masing masing pondasi 1,5 m Hasil dari identifikasi masalah ini adalah metode perbandingan fondasi tapak dengan pondasi bore pile dengan daya dukung tanah yang sama. Serta hasil akhir dari kombinasi beban yang bekerja di struktur akan diteruskan ke pondasi. Fondasi utama struktur ini di tentukan berdasarkan beban aksial maksimum yang bekerja yaitu 295,45 kN (30ton). Pada pembangunan struktur menara air gampong lubok kecamata samatiga aceh barat ini, menggunakan pondasi dangkal berupa pondasi tapak serta pondasi bore pile berdiameter 30 cm untuk tanah dengan daya dukung tanah yang sama. Berdasarkan hasil dari penelitian dilapangan untuk perencanaan pondasi ini struktur ini direncanakan kedalaman 6,5 ² utuk pondasi tapak. Sedangkan untuk pondasi bore pile diameter 30 cm pada kedalaman 10,5 m, Maka dapat di simpulkan bahwa dua jenis pondasi ini sama sama layak dan aman di gunakan, akan tetapi., untuk jenis pondasi pondasi Bore pile ini lebih aman dan mampu menahan beban pembangunan menara air di gampong lubok kecamatan samatiga kabupaten aceh barat serta layak dan aman untuk dijadikan pondasi pembangunan menara air gampong lubok kecamatan samatiga kabupaten aceh barat terutama dalam pembangunan jangka panjang. Akan demi kian, jika dilihat dari segi ke ekonomisan pada kedua pondasi tersebut adalah pondasi tapak. Karena dilihat dari segi biaya, dan bahan bangunan yang mudah di dapat seperti agregat kasar, pasir, semen, kerikil, dan juga air adalah pondasi tapak. Namun demikian, kedua jenis pondasi ini memiliki keunggulan masing-masing yaitu pondasi bore pile tergolong kuat namun harga untuk pondasi ini tergolong mahal, sedangkan untuk pondasi tapak adalah pondasi yang lebih ekonomis baik dari segi harga dan juga dari segi bahan yang dipergunakan pun diperoleh, namun butuh waktu untuk menunggu pengeringan betonnya hingga 28 hari.

Copyrights © 2022