Mesin sinkron adalah unit pembangkit utama dalam sistem tenaga listrik sehingga pemodelan mesin sinkron sangat penting untuk studi analisis sistem tenaga listrik. Dalam praktik operasional generator sinkron, seringkali data manufactured yang ada pada fisik generator tersebut sudah rusak atau hilang, sehingga sulit untuk mendapatkan atau menentukan parameter-parameter yang akan dihitung dalam simulasi dan analisis sistem tenaga listrik. Penelitian ini diawali dengan melakukan percobaan tanpa beban dan hubung singkat pada generator sinkron, kemudian memodelkan sistem persamaan generator sinkron kedalam bentuk sumbu dq. Sistem pemodelan sumbu dq yang digunakan bertujuan untuk menyederhanakan dan memudahkan dalam analisis karakteristik response. Selanjutnya melakukan recording frequency response baik dalam sumbu d maupun sumbu q dan membandingkannya antara metode standar dengan metode derivasi konstanta waktu. Pada saat keadaan awal generator sinkron tanpa beban, dengan metode derivasi konstanta waktu torsi elektromagnetik yang dihasilkan menjadi lebih rendah dengan selisih nilai maksimum sebesar 33 Nm. Kemudian pada saat generator sinkron melayani beban nominal, daya aktif yang dihasilkan pada keadaan steady state menjadi lebih rendah dengan selisih 35 W, dan arus stator juga menjadi 1,9 Amp lebih rendah jika dibandingkan dengan metode standar konstanta waktu.
Copyrights © 2022