Telur merupakan makanan sumber protein yang lengkap. Di samping itu, telur sangat mudah diperoleh baik di kota maupun di desa dan telur selalu tersedia setiap saat tanpa mengenal musim serta harganya terjangkau. Ketersediaan yang tidak mengenal musim, ini ternyata sering kali tidak diikuti dengan penyimpanan yang memadai. Kandungan gizi telur yang tinggi dan penanganan yang tidak memadai akan mempercepat terjadinya pembusukan sehingga nilai gizinya akan menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek umur simpan terhadap kualitas telur layer di pasar tradisional Kota Ambon. Metode yang digunakan ialah metode analisa statistik deskriptif dengan melihat nilai rata-rata dan standar deviasi. Hasil pengamatan menunjukkan tidak ada perbedaan dari ketiga sumber dilihat dari susut bobot telur, nilai Haugh Unit, Indeks putih telur, indeks kuning telur, pH telur dan ukuran rongga udara. Penyusutan bobot telur tertinggi terjadi pada telur yang disimpan selama 6 minggu, nilai Haugh Unit tertinggi pada telur segar dan ukuran rongga udara terbesar adalah telur yang disimpan selama 6 minggu. Kesimpulan Kualitas telur ayam ras dipasar tradisional Kota Ambon mengalami penurunan mulai pada hari ke 14.
Copyrights © 2022