Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyak lulusan sekolah luar biasa yang belum bisa hidup mandiri di masyarakat dengan alasan anaknya belum mandiri untuk hidup di masyrakat. Dalam perspektif manajemen pendidikan, munculnya fakta-fakta tersebut tidak terlepas dari pentingnya manajemen pendidikan kewirausahaan bagi anak tunarungu di sekolah luar biasa yang memiliki keuinikan tersebut. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pendidikan kewirausahaan siswa tunarungu jenjang SMALB di SLB ABC PGRI Ciawi, SLB Winaya Bhakti dan SLB PGRI Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif (qualitative reaserch) Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Perencanaan strategi manajemen pendidikan kewirausahaan untuk siswa tunarungu yang sudah dilaksanakan dengan baik; 2) Pelaksanaan manajemen kewirausahaan untuk meningkatkan life skills siswa tunarungu sudah berjalan sesuai perencanaan awal; 3) Evaluasi dengan diskusi antara orangtua peserta didik, pemateri dan dengan guru meunjukan masih ada yang kurang memahami materi yang telah disajikan juga dalam daftar hadir belum sesuai target yang diharapkan; 4) Kendala yang dihadapi diantaranya minimnya pemberdayaan orang tua dalam membina anak, kurangnya sarana dan prasarana, kurangnya instruktur keterampilan di sekolah, dan kurangnya jiwa semangat pada anak.
Copyrights © 2022