Jurnal Karkasa
Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Karkasa - Desember 2022

PENGGUNAAN DATA HISTORIS KLIMATOLOGI DALAM PERAMALAN GELOMBANG LAUT DI PERAIRAN SORONG PROVINSI PAPUA BARAT

William David Tan Bembuain (Politeknik Saint Paul Sorong)
Muh. Akhsan Samaila (Politeknik Saint Paul Sorong)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2022

Abstract

Gelombang merupakan salah satu parameter penting yang perlu diketahui dan diperhitungkan. Itulah sebabnya diperlukan pendataan gelombang sebagai parameter dalam merencanakan bangunan pantai. Sayangnya, pengambilan data gelombang di laut secara langsung memiliki tingkat kesulitan teknis yang tinggi dan biaya operasional yang mahal. Itulah sebabnya diperlukan peramalan gelombang laut dengan data angin. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui tinggi, periode, dan arah gelombang maksimum yang terjadi di perairan Sorong, khususnya Sorong Barat, 2) Untuk mengetahui tinggi, periode, dan arah gelombang dominan yang terjadi di perairan Sorong Barat. Pada penelitian ini digunakan peramalan gelombang dengan metode hindcasting dan analisis berdasarkan Shore Protection Manual 1984 dan dilanjutkan dengan perhitungan periode ulang menggunakan metode distribusi Fisher Tippet Type -1 dan metode Weibull. Hasil penelitian ini menujukkan tinggi gelombang maksimum selama 10 tahun terakhir setinggi 1,13 meter dengan periode gelombang 4,7 detik yang terjadi pada bulan Januari dan berasal dari arah Barat. Sedangkan tinggi gelombang dominan berasal dari arah Selatan dengan persentase kejadian sebesar 79,1 % yang terjadi pada bulan Agustus, dan tinggi puncak pada periode ulang 100 tahun dengan metode Fisher setinggi 1,31 meter dengan periode selama 4,85 detik. Sedangkan untuk metode Weibull diperolehkan tinggi gelombang setinggi 1,37 meter dengan periode 4,93 detik.

Copyrights © 2022