Sebatik
Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022

PERSEPSI, KEBUTUHAN DAN TANTANGAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN “MERDEKA BELAJAR, KAMPUS MERDEKA” PADA PERGURUAN TINGGI SWASTA DI WILAYAH PERBATASAN

Bella Ghia Dimmera (Program Studi Manajemen, Institut Shanti Bhuana)
Pebria Dheni Purnasari (Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Shanti Bhuana)
Yosua Damas Sadewo (Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Shanti Bhuana)



Article Info

Publish Date
21 Dec 2022

Abstract

Penelitian ini tujuannya adalah untuk mengetahui persepsi, kebutuhan dan tantangan implementasi “Merdeka Belajar, Kampus Merdeka” terkhusus bagi perguruan tinggi swasta di wilayah Perbatasan atau 3T (terdepan, terluar, tertinggal) mengingat kondisi perbatasan atau 3T di Indonesia didominasi dengan ketimpangan infrastruktur pendidikan yang kurang memadai. Wilayah perbatasan yang dimaksud salah satunya adalah Kabupaten bengkayang, Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memperoleh data yang bersifat deskriptif, sedangkan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Sumber data dalam penelitian diperoleh melalui observasi, studi pustaka kuesioner dan wawancara yang dilakukan kepada para responden, meliputi pimpinan perguruan tinggi, unit pengembangan kurikulum perguruan tinggi, dosen, dan mahasiswa. Adapun responden yang diambil adalah pemangku kepentingan internal kampus di dua perguruan tinggi swasta yang ada di Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat, yakni Institut Shanti Bhuana dan Akademi Manajemen Bumi Sebalo. Teknik pemilihan responden dilakukan dengan menggunakan purposive sampling dari masing-masing perguruan tinggi swasta yang berada di Kabupaten Bengkayang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kebijakan, program, kegiatan, telah sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan, meskipun masih ada beberapa hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Dalam hal ini kesulitan yang dihadapi oleh perguruan tinggi di wilayah perbatasan adalah infrastruktur yang belum memadai. Setiap program maupun bentuk kegiatan pembelajaran harapannya mampu menjawab permasalahan pendidikan khususnya di wilayah perbatasan, sehingga mahasiswa di daerah juga mampu bersaing dalam dunia kerja.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

sebatik

Publisher

Subject

Computer Science & IT

Description

SEBATIK merupakan jurnal kumpulan artikel hasil penelitian, karya ilmiah, maupun program pengabdian masyarakat dari seluruh civitas akademik di Indonesia dalam rangka mengitegrasikan informasi. SEBATIK menyediakan layanan publikasi terbuka untuk semua kalangan umum, baik di semua lingkungan ...