Jurnal Pendidikan dan Konseling
Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling

Sosialisasi Bahaya Penggunaan Napza Di SMA Lancang Kuning Kelurahan Bumi Ayu, Kota Dumai

Dedek Sanjaya (Pendidikan Sejarah, Universitas Riau)
Niken Tiorida (Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Riau)
Alia Fatimah (Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Riau)
Dhilla Anisya (Kimia, Universitas Riau)
Fauziana Anggraini (Kimia, Universitas Riau)
Fenni Amisha Karlina (Ilmu Komunikasi, Universitas Riau)
Ghivanny Alyleri (Ilmu Komunikasi, Universitas Riau)
Gracella Agnes (Pariwisata, Universitas Riau)
Ennia Asa Markeke (Manajemen, Universitas Riau)
Ridho Kurniawan (Ekonomi Pembangunan, Universitas Riau)
Ahmad Eddison (Universitas Riau)



Article Info

Publish Date
23 Sep 2022

Abstract

Penyalahgunaan NAPZA adalah penggunaan obat-obatan golongan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif yang tidak sesuai dengan fungsinya. Kondisi ini dapat menyebabkan kecanduan yang bisa merusak otak hingga menimbulkan kematian. Penyalahgunaan NAPZA dapat terjadi karena faktor internal (faktor kepribadian, keluarga, ekonomi) dan faktor eksternal (pergaulan dan kehidupan sosial di masyarakat). Selain itu, rasa ingin tahu yang cukup tinggi terhadap narkoba mempunyai pengaruh yang cukup besar. Di Indonesia, kalangan remaja merupakan kelompok yang rentan menyalahgunakan NAPZA. Menurut Badan Narkotika Nasional (BNN), remaja rentan menggunakan NAPZA dalam jangka panjang. Berdasarkan data yang dikeluarkan BNN pada tahun 2019, 28% (2,29 juta) remaja Indonesia diketahui menggunakan NAPZA. Adapun tujuan pengabdian masyarakat dilakukan adalah untuk memberikan sosialisasi kepada remaja sekolah di SMA Lancang Kuning Dumai terkait bahaya yang dapat ditimbulkan akibat penyalahgunaan NAPZA seperti dehidrasi, halusinasi, menurunnya tingkat kesadaran, gangguan kualitas hidup, dan kematian. Pencegahan penggunaan narkoba di kalangan remaja bukanlah merupakan tanggung jawab pemerintah saja, namun merupakan tanggung jawab para pendidik, keluarga, dan lingkungan masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) yang terdiri dari tahap pra kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan ini adalah siswa-siswi kelas X,XI, dan XII SMA Swasta Lancang Kuning Kelurahan Bumi Ayu Kota Dumai yang berjumlah 30 orang. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa meningkatnya pemahaman siswa tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan zat aditif.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jpdk

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Other

Description

Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan ...