Keberhasilan sebuah perusahaan tak pernah lepas dari karyawan yang berkualitas agar mampu mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan. Tingkat keberhasilan dan kesuksesan perusahaan dipengaruhi dengan tingkat efikasi diri karyawan. Dalam rangka meningkatkan efikasi diri, diperlukan pengelolaan emosi (regulasi emosi yang baik dan optimal) agar dapat mengoptimalkan potensi diri dari setiap individu. Metode penelitian menggunakan kuantitatif. Subjek penelitian yaitu karyawan dengan jumlah 77 orang. Alat ukur yang digunakan untuk efikasi diri menggunakan General Self Efficacy Scale dan pada regulasi emosi menggunakan Emotion Regulation Questionnare (ERQ). Hasil R Square dari pengaruh regulasi emosi terhadap efikasi diri menunjukkan hasil (R2 = 0,093) atau dengan arti lain regulasi emosi memiliki pengaruh sebesar 9,3% terhadap efikasi diri. Artinya, pengelolaan emosi karyawan dapat mempengaruhi kepercayaan diri yang dimiliki. Dan sebesar 90,7% efikasi diri dipengaruhi faktor lain.
Copyrights © 2022