Dewasa ini keikutsertaan wanita dalam peran publik mengalami peningkatan. Wanita yang bekerja menunjukkan kontribusi yang signifikan terhadap pembangunan. Fokus penelitian ini pada wanita penjual nasi Boran di Kabupaten Lamongan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sosial dan ekonomi; pengaruh pendapatan penjual nasi Boran terhadap keuangan rumah tangga; dan menganalisis motivasi sebagai penjual nasi Boran. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed-methodology. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan PLS-SEM. Data kualitatif berasal dari wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 96,12% menunjukkan berjualan nasi boran sebagai pekerjaan utama dan mayoritas sebesar 39,0% responden berperan tunggal sebagai sumber pendapatan tetap keluarga. Kedua, terdapat pengaruh yang signifikan pada pendapatan penjual nasi Boran terhadap keuangan rumah tangganya. Ketiga, urutan prioritas motivasi wanita sebagai penjual nasi Boran yakni (1) untuk memenuhi kebutuhan anggota keluarga.; (2) tradisi turun menurun di keluarga; (3) jumlah tanggungan keluarga yang banyak; (4) ingin memiliki pendapatan sendiri; (5) pendapatan suami tidak mencukupi kebutuhan keluarga; (6) melihat kesuksesan tetangga/saudara yang sukses berjualan nasi boran.
Copyrights © 2023