Perilaku prososial merupakan hal penting bagi anak untuk mudah menjalani kehidupan sebagai makhluk sosial. Hal ini terlihat anak mampu mewujudkan rasa ingin berbagi, tolong menolong, bertindak jujur serta empati terhadap orang lain. Perilaku yang ditunjukkan mereka karena adanya kematangan emosional dirinya untuk memiliki perilaku positif dengan memberikan kemudahan bagi orang lain. Peneliti melakukan penelitian ini dengan tujuan mengetahui ada tidaknya hubungan antara perkembangan emosional terhadap perilaku prososial. Metode penelitian yang digunakan metode analisis korelasi kuantitatif dengan jumlah sampel 102 orang tua. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yag disebarkan melalui google form. Berdasarkan perhitungan uji normalitas maka dapat disimpulkan kedua variabel dikatakan berdistribusi normal dengan diperoleh nilai 0,333 > 0,05. Untuk uji menghasilkan nilai Sig deviation from linearity 0,062 > 0,05 maka dapat disimpulkan data liniear. Pengujian hipotesis menggunakan analisis korelasi product moment dengana diperoleh hasil Sig 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,881 maka dapat disimpulkan tingkat hubungan yang tinggi karena pada interval kategori 0,60-0,799 = tinggi. Sehingga demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara perkembangan emosional terhadap perilaku prososial anak usia dini.
Copyrights © 2022