Tingkat kesadaran warga Kota Pekanbaru terkait pembuangan sampah, terutama dalam penggunaan sampah plastik, dianggap masih rendah. Puluhan tumpukan sampah ilegal di Kota Pekanbaru memperlihat sampah plastik, terutama kantong bekas belanja, bertebaran, tidak adanya aturan yang mengikat soal pembatasan kantong plastik juga dianggap sebagai sebuah ketidakseriusan pemerintah dalam mengelola sampah di perkotaan. Kampanye #GenZheTikYuk! Berangkat dari permasalahan yang melihat dewasa ini, pengelolaan sampah belum sepenuhnya menerapkan prinsip reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), dan recycle (mendaur ulang) sehingga menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan, padahal idealnya, pengelolaan sampah perlu dilakukan secara integratif dan komprehensif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan media kampanye duta lingkungan dalam mengurangi sampah plastik pada program #GenZhetikYuk! Di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur dan wawancara dengan lima informan dari aparatur Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru, Duta Lingkungan, Wahana Lingkungan Hidup Provinsi Riau, Generasi Z Kota Pekanbaru.
Copyrights © 2022