Dalam melakukan pekerjaan di lingkungan UPT Pemasyarakatan yang penuh dengan resiko dan dapat terjadi hal yang tidak terduga sebagai bagian dari tugas pokok mereka. Di lingkungan UPT Pemasyarakatan, petugas secara tidak terduga dapat terkena situasi yang bisa membahayakan dirinya sendiri, dan juga mendapatkan perintah dari atasan pada waktu yang tidak menentu. Hal tersebut menyebabkan menurunnya produktifitas kerja karena penuhnya tekanan dan tuntutan dalam melaksanakan pekerjaan, sehingga dapat meningkatnya stres dalam bekerja. Stres kerja yang tinggi mengakibatkan petugas tidak dapat bekerja secara maksimal dan menghambat dalam menjalankan pekerjaannya sehari-hari. Beberapa factor atau item yang dapat menimbulkan munculnya stres terhadap petugas pemasyarakatan biasa disebut sebagai Work Stress Scale for Correctional Officers (WSSCO) dirancang untuk petugas pemasyarakatan. Skala ini merupakan instrument laporan diri dan terdiri dari 35 item yang mengacu pada efek dari kondisi yang diberikan pada pekerja. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dalam rangka untuk menguji pengaruh antar variabelnya. Pada penelitian ini menggunakan variabel bebas yaitu Work Environment dan variabel terikat yaitu Work Stress Correctional di Rutan Kelas I Cipinang. Pengaruh variabel X dan Varibel Y menunjukkan hubungan positif karena berdasarkan hasil uji karena semakin tinggi Work Environment maka akan semakin tinggi Work Stress Correctional. Dengan demikian hipotesis alternative (Ha) peneliti dapat diterima.
Copyrights © 2022