Jurnal Pendidikan dan Konseling
Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling

Gambaran Umum Permasalahan Anak Korban Perceraian

M. Harwansyah Putra Sinaga (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Latipa Hannum Harahap (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Yuni Fatharani (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
16 Nov 2022

Abstract

Setiap terjadinya perceraian tidak hanya orangtua yang tersakiti, perceraian juga menimbulkan dampak terhadap perkembangan anak, di karenakan anak usia dini pada umumnya masih membutuhkan kasih sayang dan perhatian penuh dari kedua orang tua. Dampak perceraian yang mungkin terjadi pada anak mungkin bisa berbeda-beda, tergantung dari usia anak pada saat perceraian terjadi serta kepribadian anak itu sendiri. Pada anak usia balita, efek perceraian orangtua mungkin tidak terlalu berpengaruh terhadap perkembangan mentalnya. Namun, lain halnya jika perceraian terjadi saat anak sudah memasuki usia sekolah, dimana ia sudah bisa mengamati situasi di sekitarnya dan menyadari bahwa orangtuanya tidak lagi bersama. Suasana keluarga yang berantakan dapat menyebabkan anak menimbulkan pengaruh yang negatif terhadap perkembangan jiwa anak dalam masa pertumbuhannya, karena pribadi anak umumnya terjadi melalui pengalaman masa kecil. pengalaman anak yang didapat saat orang tua bercerai akan mengalami pengalamaman transgresi (pengalaman disakiti atau mendapat perlakuan tidak adil dari diri sendiri atau orang tua). Pengalaman yang didapat anak waktu kecil baik pengalaman buruk atau pengalaman baik semuanya akan mempengaruhi dalam kehidupannya saat dewasa. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran umum permasalahan anak korban perceraian di MTSN 2 Medan. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif, kuantitatif maksudnya penelitian ini menggambarkan suatu keadaan fenomena atau berbagai variable penelitian menurut kejadian sebagaimana adanya yang dapat dipotret, diwawancara, diobservasi serta dapat diungkapkan melalui bahan-bahan dokumenter. Metode deskriptif kuantitatif diartikan sebagai metode penelitian yang bentuk deskripsinya dengan angka atau numeric (statistic ) karena penelitiannya berkaitan dengan penjabaran dengan angka-angka statistik. Penelitian ini dilakukan di kelas IX MTs Negeri 2 Medan dengan subjek penelitian siswa yang menjadi korban perceraian orangtuanya.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jpdk

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Other

Description

Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan ...