Fokus kajian kebijakan sentralisasi berbasis kearifan lokal sebagai media peningkatan mutu pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Sentralisasi berbasis kearifan lokal memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan yang sesuai dengan budaya lokal, khususnya di lapangan. Dengan menggunakan data observasi, pengambilan sampel, wawancara mendalam, dan penelitian mendalam, penelitian ini merupakan penyelidikan kualitatif terhadap suatu fenomena. Menurut teori Juran tentang mutu lembaga pendidikan, hal ini memerlukan perbaikan terus menerus untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Temuan studi menunjukkan bahwa tiga faktor utama yang tercantum di bawah ini berperan dalam pengembangan sistem terpusat: (1) otoritatif, yang melibatkan peraturan yang sangat ketat mengenai pengambilan keputusan; (2) demokrasi, yang melibatkan setiap orang yang berkontribusi dalam proses tersebut; dan (3) laissez-faire, yang ditandai dengan longgarnya susunan pemutusan. Oleh karena itu, kebijakan sentralisasi saat ini sangat menunjukkan tingkat prestasi siswa yang saling menguntungkan.
Copyrights © 2022