Artikel ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas kebijakan pendidikan vokasi pada sekolah kejuruan. Kebijakan pendidikan akan berjalan ditempat tanpa adanya dukungan dari lembaga pendidikan. Tingginya jumlah lulusan SMK yang belum bekerja (11,3%) menggungguli lulusan pada tingkat lainnya menjadi permasalahan akan efektifitas pendidikan vokasi/ kejuruan. Kajian pustaka digunakan dalam penelitian ini untuk mengungkap faktor penyebab efektifitas implementasi kebijakan pendidikan vokasi di SMK serta menawarkan solusi atas persoalan tersebut. Temuan mengindikasikan bahwa peran sumber daya manusia (kepala sekolah dan guru) berkontribusi terhadap keberhasilan pendidikan vokasi. Pentingnya optimalisasi kinerja kepala sekolah dan guru agar kebijakan pendidikan vokasi di SMK dapat terlaksana dengan efektif.
Copyrights © 2022