Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH)
CIASTECH 2022 Transisi Global dalam Mencapai SDGs 2030

ERILAKU DUKUNGAN KELUARGA ODHA YANG MENJALANI PENGOBATAN ANTIRETROVIRAL DI PKBI KALIMANTAN TIMUR

Rosdiana Rosdiana (Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Universitas Widyagama Mahakam Samarinda)



Article Info

Publish Date
09 Nov 2022

Abstract

Epidemi HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndromme) semakin berkembang cepat dan merupakan salah satu tantangan terbesar dimasa kini sekalipun telah dilakukan berbagai upaya untuk mengendalikan dan menekan penularannya. Berdasarkan data dari tempat penelitian PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia) pada tahun 2020 terdapat hasil positif HIV & AIDS 104 kasus meliputi sasaran MSM (Man Who Have Sex With Men) sejumlah 95 kasus, Waria sejumlah 7 kasus dan penasun sejumlah 2 kasus.  Tujuan penelitian ingin mengetahui perilaku dukungan keluarga ODHA yang menjalani pengobatan ARV di PKBI Kalimantan Timur. Metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, melalui teknik wawancara dan observasi pada 7 Informan, yaitu 3 orang keluarga penderita ODHA, 3 orang penderita ODHA, dan 1 orang direktur PKBI. Hasil, ODHA ada yang mendapatkan dukungan keluarga dan ada juga yang tidak mendapatkan dukungan.  Perilaku dukungan Emosional yang didaptkan ODHA dari keluarga  yaitu sebatas memberikan motivasi, mengingatkan untuk rutin meminum obat  dan terkadang menyiapkan makanan yang  memenuhi nutrisi serta menemani dalam pendampingan, Sementara yang tidak mendapatkan dukungan adalah ODHA yang dari kecil ada jarak antar orang tua maupun saudara lainnya karena broken home.  Walapun kondisi dukungan keluarga ODHA di PKBI demikian, akan tetapi ODHA tetap bersemangat menjalani pengobatan ARV dalam kehidupan, menghilangkan perasaan stres dan tertekan terhadap stigma dan diskriminasi yang terjadi di lingkungan sosialnya.

Copyrights © 2022