Salah satu indikator standar mutu penyelenggaraan makanan Rumah Sakit adalah sisa makan. Kurang dari 20% merupakan angka yang harus dicapai dalam tolak ukur keberhasilan dalam standar pelayanan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan banyaknya sisa makanan dan konsumsi makanan luar rumah sakit terhadap lama hari rawat pada pasien anak yang mendapatkan diit biasa di RSJ. Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor. Jenis penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan menggunakan uji Chi-Square dengan sampel sebanyak 26 pasien. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Accidental Sampling. Hasil Analisis deskriptiff dengan uji Chi-Square berdasarkan sisa makan didapat nilai p-value 0,05 tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan lama hari rawat dengan nilai p-value 0,280, 0,937, 0,583, 0,640, 0,271. Untuk makanan dari luar dan lama hari rawat dengan uji didapatkan nilai p-value 0,05 atau 0,275. Kesimpulan: Tidak ada hubungan bermakna antara sisa makan dan konsmsi makanan dari luar dengan lama hari rawat. Saran : Agar sisa makanan pada pasien anak tidak tinggi, perlu adanya evaluasi menu anak serta standar porsi yang sesuai dengan kondisi pasien. Kata Kunci: lama hari rawat, makanan dari luar, sisa makanan
Copyrights © 2022