Jurnal USAHA
Vol 3, No 2 (2022): Desember

ANALISIS USAHA MIKRO MIE AYAM DAN BAKSO MAS JANGKUNG SEBAGAI PROSPEK BISNIS DI WILAYAH BEKASI JAWA BARAT

Nur Muhammad Jihad Familly (UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2022

Abstract

Mengutip buku Sukses Wirausaha Gerobak karangan Herman Ichsan Pangestu, berdasarkan sejarah, mie pertama kali dibuat di daratan China sekitar tahun 25-200 M pada masa pemerintahan dinasti Han.Pada tahun 2005, ditemukan mie tertua yang berumur 4000 tahun di China. Penemuan mie di mangkuk yang terkubur sedalam 3 meter ini menjadi bukti bahwa mie pertama kali dibuat oleh penduduk China. Dari China, pembuatan mie terus berkembang dan menyebar ke Jepang, Korea, Taiwan, negara Asia Tenggara, bahkan ke benua Eropa. Lalu, mie pertama kali masuk ke Indonesia melalui jalur perdagangan. Dalam buku Etnografi Kuliner: Makanan dan Identitas Nasional oleh Adzkiyak, disebutkan bahwa mie yang pertama kali masuk ke Indonesia berbahan daging babi. Namun karena banyaknya kerajaan Islam di Indonesia, bahan dasarnya pun diganti menggunakan daging ayam. Selanjutnya, tercipta lah mie ayam yang merupakan perpaduan sederhana dari mie, daging ayam, bumbu kental, dan dilengkapi sawi rebus. Salah satunya penyajian mie ayam dengan topping seperti ceker, jamur, bakso, pangsit, dan lain-lain. Ada juga mie ayam yang disajikan dengan pangsit sebagai mangkuknya. Inovasi ini bertujuan untuk menarik perhatian pembeli.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

usaha

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences

Description

Business entrepreneurship Entrepreneurship kontekstual : Social entrepreneurship Public entrepreneurship Political entrepreneurship Ethnic entrepreneurship Agripreneurship Agropreneurship Rural entrepreneurship Urban entrepreneurship Minority entrepreneurship Spiritual entrepreneurship Economy ...