Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dan perilaku melukai diri pada mahasiswa menggunakan metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 34 mahasiswa di Universitas Kristen Satya Wacana yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan Alat ukur Emotional Maturity Scale berdasarkan teori Singh dan Bhargave serta Alat ukur Self-harm Inventory (SHI) dari Randy Sansone et al., 2011) digunakan untuk mengungkapkan perilaku melukai diri sendiri yang dilakukan individu. Analisi data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa Universitas kristen satya wacanadengan menggunakan uji Spearman’s Rho menunjukkan hasil koefisien korelasi -0,755engan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) yang berartirdapat hubungan negatif yang signifikan antara kematangan emosi dengan perilaku melukai diri pada remaja akhir, yang berarti makin tinggi kematangan emosi makin rendah perilaku melukai diri dan sebaliknya semakin rendah kematangan emosi maka semakin tinggi perilaku melukai diri.
Copyrights © 2023