Calon pengantin baik laki-laki dan perempuan berperan penting dalam menjamin kesehatan ibu dan janin yang akan dihasilkan nanti. Untuk itu pengetahuan tentang prakonsepsi untuk calon pengantin laki-laki dan perempuan sangat penting. Di Indonesia sudah ada program terkait peningkatan kesehatan prakonsepsi, akan tetapi peran calon pengantin laki-laki dinilai masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengetahuan calon pengantin laki-laki dan perempuan. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner tertutup dan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik berdasarkan tingkat pendidikan mayoritas SMA hanya saja masih ada 20,8% SMP 5,6% SD. Sumber informasi yang paling banyak diminati adalah sosial media. Tingkat pengetahuan baik calon pengantin laki-laki maupun perempuan tergolong kategori baik, akan tetapi masih ada 45.45% kategori kurang untuk tingkat pengetahuan laki-laki dan 17.95% untuk pengetahuan catin perempuan yang masuk dalam kategori kurang. Simpulan tingkat pengetahuan calon pengantin perempuan lebih baik dibandingkan dengan calon pengantin laki-laki.
Copyrights © 2022