Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

GAMBARAN SELF-EFFICACY IBU MENYUSUI DI BANYURADEN, GAMPING, SLEMAN YOGYAKARTA Nur Rahmawati Sholihah; Dewi Zolekhah
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.167 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v9i1.28

Abstract

Rendahnya pemberian ASI di keluarga menjadi salah satu pemicu rendahnya status gizi bayi dan balita Masalah utama rendahnya pemberian ASI eksklusif adalah kurangnya pengetahuan akan pentingnya ASI eksklusif, sehingga berpengaruh terhadap perilaku dan motivasi. Self efficacy menjadi sebuah variabel yang penting dalam melakukan pengukuran terhadap proses inisiasi, durasi, dan eksklusifitas pemberian ASI pada bayinya. Mengetahui gambaran self efficacy ibu menyusui. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik, dengan teknik pengambilan sampel secara secara purposive sampling. Dengan jumlah sampel 32 responden. Rerata skor nilai tingkat self-efficacy untuk pada dimensi kepercayaan interpesonal adalah 35,20 dengan standar deviasi 4,68. Rerata skor nilai tingkat self-efficacy ibu menyusui pada dimensi teknik adalah 19,87 dengan standar deviasi 2,89. Tingkat self-efficacy untuk menyusui pada responden berdasarkan total nilai pada BSES- SF menunjukkan bahwa rerata skor nilai tingkat self-efficacy untuk menyusui adalah 55,075, standar deviasi 7,15. Total nilai terendah adalah 35 sedangkan total nilai tertinggi adalah 70. Mayoritas responden memiliki total nilai antara 53,48 hingga 56,66. Tingkat self-efficacy untuk pada dimensi kepercayaan interpesonal lebih tinggi dari tingkat self efficacy pada dimensi teknik, keyakinan intrapersonal dapat merubah sikap, keyakinan, serta persepsi ibu mengenai tindakan menyusui
PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR (PUS) TENTANG KANKER SERVIKS Fit Ari Shanti , Elvika; Zolekhah , Dewi
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 5 No 1 (2016): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.187 KB) | DOI: 10.30989/mik.v5i1.146

Abstract

Background:Cervical cancer is a type of malignancy disease that is often found among women in Indonesia. It has a relatively high frequency until 25.6%. According to the Ministry of Health, there are about 100 cases per 100 thousand population or 200 thousand cases annually, and the cases of cervical cancer in Central Java increase year to year. The high mortality rate of cervical cancer in Indosnesia due to the lack of general knowledge about the dangers of cancer, the early signs of cancer, the risks factors for cancer, the ways to overcome it correctly, as well as to familiarize themselves with a healthy lifestyle. The treatment as early as possible is an important thing by giving counseling and information about Cervical Cancer. It is one of promoted action to prevent and reduce the cervical cancer. The long-term goal of this research is to analyze and explore health issues within the scope of midwifery. Objectif This study has the specific purpose of analyzing the effect of health education on maternal knowledge about Cervical Cancer In the village of Tambakrejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta. This study is a part of an effort to deepen the understanding of health knowledge among the community, especially in the obstetrics field. Result : This study is a quasi-experimental approach to one group pre-test to post-test design. The populations in this study are all couples of reproductive age in the village of Tambakrejo, Tempel, Sleman Yogyakarta. Conclusion The statistical test used is paired samples test. The research results show that there are differences in knowledge before and after giving health education about cervical cancer (p = 0.0001 <0.05). The knowledge of cervical cancer when pre-test with a category is 3% increased to 37% at post-test. Health education provides increase the knowledge of cervical cancer among the fertile age couples. Keywords: Health Education, knowledge, Cervical Cancer
PENGARUH PELATIHAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP KETERAMPILAN KADER POSYANDU DALAM MENGGUNAKAN BUKU KIA Zolekhah, Dewi; Barokah, Liberty; Shanti, Elvika Fit Ari
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.403 KB) | DOI: 10.22487/htj.v7i2.175

Abstract

Buku KIA merupakan buku yang berisi catatan kesehatan ibu dan anak yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui upaya mendeteksi secara dini adanya masalah kesehatan ibu dan anak. Kader diharuskan untuk membaca dan secara bertahap mempelajari buku KIA yang merupakan petunjuk nasional setelah mereka melakukan kegiatan Posyandu sebagai evaluasi atas apa yang telah mereka kerjakan. Terbatasnya informasi dan pelatihan kader yang kurang menyebabkan pengetahuan dan keterampilan kader tentang penggunaan buku KIA rendah. Tujuaan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pelatihan dengan model pembelajraan kooperatif terhadap keterampilan kader dalam menggunakan buku KIA. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimental dengan rancangan (The One Group Pretest Posttest) dengan populasi 30 kader Posyandu sebagai sampel di wilayah kerja Puskesmas. Analisis data menggunakan Wilxocon Sign test, didapatkan p value (0,000) < 0,005. Hasil uji prasyarat parametrik untuk data keterampilan didapatkan data tidak berdistribusi normal, analisis data menggunakan wilcoxon, didapatkan hasil nilai p value 0,000 < 0,005 sehingga terdapat perbedaan yang bermakna keterampilan kader sebelum dan sesudah diberikan pelatihan dengan model pembelajaran kooperatif terhadap keterampilan kader posyandu dalam menggunakan buku KIA.
Description of Premarital Health Status In Pregnancy Preparation Silvia Ari Agustina; Liberty Barokah; Dewi Zolekhah
Midwifery and Nursing Research Vol 4, No 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/manr.v4i1.7976

Abstract

Backgrounds: The prospective bride are the right target in improving reproductive health, especially before pregnancy. Prospective brides need to prepare for reproductive health so that after marriage they are expected to have optimal health status. The period before pregnancy, giving birth to the first 1000 days of a baby's life is a golden period that needs attention. Good health status will produce quality generations and reduce mortality and morbidity rates. The purpose of this study was to describe the health status of the prospective bride in preparation for pregnancy. Methods: The research type is descriptive quantitative. The sampling technique used was purposive sampling. The sample in this study amounted to 155 respondents, is secondary data from the health center in 2020. The data analysis uses univariate analysis. Results: Description of the prospective brides health status are, 81.9% were aged 20-35 years, had no history of disease 100%, had normal blood pressure 85.2%, BMI was not normal 52.3%, hemoglobin levels were normal 96.8%, blood sugar was normal 98.06%, normal upper arm circumference 85.8%. Conclusion: The majority of the health status of the bride-to-be is normal and the health status that requires the most attention is less BMI and more.
PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR (PUS) TENTANG KANKER SERVIKS Elvika Fit Ari Shanti; Dewi Zolekhah
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 5 No 1 (2016): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v5i1.146

Abstract

Background:Cervical cancer is a type of malignancy disease that is often found among women in Indonesia. It has a relatively high frequency until 25.6%. According to the Ministry of Health, there are about 100 cases per 100 thousand population or 200 thousand cases annually, and the cases of cervical cancer in Central Java increase year to year. The high mortality rate of cervical cancer in Indosnesia due to the lack of general knowledge about the dangers of cancer, the early signs of cancer, the risks factors for cancer, the ways to overcome it correctly, as well as to familiarize themselves with a healthy lifestyle. The treatment as early as possible is an important thing by giving counseling and information about Cervical Cancer. It is one of promoted action to prevent and reduce the cervical cancer. The long-term goal of this research is to analyze and explore health issues within the scope of midwifery. Objectif This study has the specific purpose of analyzing the effect of health education on maternal knowledge about Cervical Cancer In the village of Tambakrejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta. This study is a part of an effort to deepen the understanding of health knowledge among the community, especially in the obstetrics field. Result : This study is a quasi-experimental approach to one group pre-test to post-test design. The populations in this study are all couples of reproductive age in the village of Tambakrejo, Tempel, Sleman Yogyakarta. Conclusion The statistical test used is paired samples test. The research results show that there are differences in knowledge before and after giving health education about cervical cancer (p = 0.0001 <0.05). The knowledge of cervical cancer when pre-test with a category is 3% increased to 37% at post-test. Health education provides increase the knowledge of cervical cancer among the fertile age couples. Keywords: Health Education, knowledge, Cervical Cancer
The impact of relaxation in prenatal yoga against the anxiety level in pregnant women Nendhi Wahyunia Utami; Dewi Zolekhah
JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jnki.2021.9(2).82-87

Abstract

Background: The anxiety and stress level impact the outcome of labor such as premature baby, LBW, infant abnormality, and infection. Prenatal Yoga is one of the complementary therapies given to pregnant women so that able to give well-being and serenity to the pregnant women and able to decrease the anxiety level at the time of labor.Objectives: To understand the impact of relaxation in prenatal yoga against the anxiety level in pregnant women.Methods: This research is conducted with quasi-experimental pre-and post-test method with cross sectional approach. The sample is 3rd trimester pregnant women as amount as 16 respondents each group with purposive sampling technique. The treatment is given Yoga Breathing intervention and control according to the standard of care, both groups’ anxiety levels are measured before and after the intervention using HARS. Student t test is used to determine whether there is a difference between the treatment group and the control group in the results of anxiety measuring. Analysis of variance is used to compare between 2 groups, whether there is an effect of anxiety on the Chi Square test intervention to determine whether there is a difference in the 2 treatment and control groups.Results: The results of the analysis using the chi-square showed that p <0.001 RR Score = 5.64 at 95% CI 1.99-15.93, which means that prenatal yoga treatment has a significant effect on decreasing the anxiety in pregnant women (p <0.05). Based on the bivariate analysis, it shows that prenatal yoga classes have a significant effect on reducing anxiety in pregnant women by 5.64 times compared to conventional methods.Conclusion: the level of anxiety of pregnant women in facing the first labor by following relaxation in pregnatal yoga before and after treatment is moderate, decreases to mild.
TINGKAT KELUHAN BERDASARKAN MENOPAUSE RATING SCALE PADA IBU MENOPAUSE Dewi Zolekhah; Nur Rahmawati Sholihah
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.515 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i1.355

Abstract

At the birth, a woman has around 1,500,000 follicles in the ovarium. Due to the age factor or certain condition, quality and quantity of follicles decrease, so the ovulation is stopped and there is no ovulation and menstruation anymore. If this keeps happening for 12 months, the menopause will happen. In this case, there will be a worry about the change in the body function, so there were many complaints and women feel that they are not beautiful anymore. Purpose of Research: This research aims to see level of complaints based on Menopause Rating Scale (MRS) in menopause women in Sanggrahan Village, Local Citizen Council 09, Banyuraden, Sleman, Yogyakarta. The research design used descriptive survey. The sample technique used total sampling, with 30 respondents. The research showed that most of the menopause women had experience mild symptoms, such as psychological complaints in form of vaginal dryness (dry or burning sensation on the vagina, difficulty in sexual intercourse) amount 24 respondents (80%). Keywords: Complaint, Menopause Rating Scale, Menopause ABSTRAK Pada saat lahir, seorang wanita memiliki lebih kurang 1.500.000 folikel di dalam rahim.. Seiring dengan bertambahnya usia atau karena suatu kondisi tertentu akan menyebabkan terjadinya penurunan kualitas dan kuantitas folikel sehingga ovulasi terhenti dan tidak terjadi ovulasi serta tidak terjadi lagi menstruasi. Apabila hal ini terus berlangsung selama 12 bulan maka terjadilah menopause. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keluhan berdasarkan Menopause Rating Scale (MRS) pada ibu menopause di Desa Sanggrahan RW.09, Banyuraden, Sleman, Yogyakarta. Desain penelitian menggunakan survey deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar wanita menopause mengalami gejala ringan pada keluhan psikologis berupa kering pada vagina (rasa kering atau terbakar pada vagina, sulit dalam berhubungan intim) sebanyak 24 responden (80%). Kata Kunci : Keluhan, Menopause Rating Scale, Menopause
KIDS YOGA UNTUK OPTIMALISASI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN DI POSYANDU PERTIWI DI RT 01 RW 18 GAMPING KIDUL AMBAR KETAWANG SLEMAN YOGYAKARTA Dewi Zolekhah; Elvika Fit Ari Shanti; Endah Puji Astuti
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 7: Desember 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i7.673

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertema “Kids Yoga Untuk Optimalisasi Pertumbuhan dan Perkembangan Di Posyandu Pertiwi Dukuh Gamping Kidul Ambarketawang Gamping Sleman Yogyakarta” Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan ibu-ibu yang mempunyai anak balita mendapatkan pengetahuan tentang kids yoga manfaat serta cara melakukan kids yoga untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan lebih optimal. Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan dalam tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tahap akhir. Tahapan persiapan meliputi serangkaian kegiatan dari pengkajian masalah dan penyusunan proposal. Tahapan pelaksanaan kegiatan adalah memberikan pendidikan kesehatan tentang kids yoga dan melakukan kids yoga. Pada tahap pelaksanaan yang terakhir adalah melakukan evaluasi terhadap pengetahuan ibu tentang kids yoga .
PENYULUHAN KETIDAKNYAMANAN PADA IBU HAMIL, ANEMIA DALAM KEHAMILAN DAN SENAM MARYAM SECARA DARING (ONLINE) Dewi Zolekhah; Endah Puji Astuti; Dechoni Rachmawati
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i2.2677

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertema “Penyuluhan Ketidaknyamanan Pada Ibu Hamil, Anemia Dan Senam Maryam Secara Daring (Online) Di Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta” Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan ibu hamil mengetahui terkait ketidaknyamanan pada ibu hamil dan cara penangannanya, anemia dan senam Maryam. Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan dalam tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tahap akhir. Tahapan persiapan meliputi serangkaian kegiatan dari pengkajian masalah dan penyusunan proposal. Tahapan pelaksanaan kegiatan adalah memberikan pendidikan kesehatan tentang ketidaknyamanan ibu hamil, anemia dalam kehamilan, dan senam Maryam Di Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. Pada tahap pelaksanaan yang terakhir adalah melakukan evaluasi terhadap pengetahuan ibu hamil setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang ketidaknyamanan ibu hamil, anemia dalam kehamilan, dan senam Maryam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang “Penyuluhan Ketidaknyamanan Pada Ibu Hamil, Anemia Dan Senam Maryam Secara Daring (Online) Di Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta” telah dilaksanakan sesuai dengan rencana yang disusun sebelum pengabdian dimulai. Kegiatan ini dinilai berhasil, mayoritas ibu hamil mengalami peningkatan pengetahuan setelah penyuluhan dan membrikan manfaat positif bagi ibu hamil setelah dilakukan penyuluhan
DETERMINAN MASALAH GIZI BALITA Liberty Barokah; Dewi Zolekhah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2397

Abstract

Perkembangan fisik dan otak paling berkembang pesat pada lima tahun kehidupan pertama, untuk itu pada masa ini sangat penting terpenuhinya nutrisi yang baik dan berkualitas dengan dilihat dari status gizi anak. Status gizi akan mempengaruhi tinggi rendahnya risiko penyakit menular dan tidak menular serta mempengaruhi sejak usia dini hingga usia lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik masalah gizi balita di Yogyakarta. Jenis penelitian observasional dengan populasi seluruh ibu yang memiliki bayi dan balita di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jumlah sampel 618. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling (quota sampling). Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil yang diperoleh mayoritas tingkat pendidikan orang tua sesuai dengan program pemerintah sebanyak 81,4%, pendapatan orang tua mayoritas lebih dari UMR sebanyak 53,1%, sebagian besar status imunisasi lengkap adalah 92,3%, mendapat ASI Eksklusif 86,9%, mayoritas BB lahir normal 89,7%, sebagian besar balita tidak memiliki penyakit 98,63%, status gizi normal (BB/U) dan (TB/U) paling mendominasi  yaitu 81,7% dan 74,8%. Karakteristik balita dengan masalah gizi  (BB/U) didapatkan masih terdapat 5,18% tingkat Pendidikan tidak sesuai program pemerintah , pendapatan orang tua mayoritas di bawah upah minimum sebanyak 11%, masih ada 2,59% balita dengan status imunisasi tidak lengkap,  3,72% balita tidak mendapatkan ASI eksklusif, 4,86% lahir dengan BBLR, 1,94% balita ada Riwayat penyakit. Karakteristik balita dengan masalah gizi  (TB/U) didapatkan masih terdapat 6,10% tingkat Pendidikan tidak sesuai program pemerintah , pendapatan orang tua mayoritas di bawah upah minimum sebanyak 15,37%, masih ada 3,25% balita dengan status imunisasi tidak lengkap,  4,38% balita tidak mendapatkan ASI eksklusif, 5,2% lahir dengan BBLR, 1,29% balita ada Riwayat penyakitMasalah gizi pada balita merupakan indikator pertumbuhan dan perkembangan dari janin hingga dewasa. Adanya keragaman karakteristik dan faktor penyebab masalah status gizi, maka sangat penting untuk meningkatkan skrining status gizi balita, sehingga jika diketahui sejak awal masalah yang muncul dapat segera ditangani dan balita bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.Â