Perdikan: Journal of Community Engagement
Vol. 4 No. 2 (2022)

Pemanfaatan potensi bambu sebagai pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis Asset Based Community Development di Desa Bringsang Giligenting

Nabila Yuli Firdaus (Institut Agama Islam Negeri Madura)
Nasidatul Usriyah (Institut Agama Islam Negeri Madura)
Najwa Muqoddas (Institut Agama Islam Negeri Madura)
Nurul Huda Farisya (Institut Agama Islam Negeri Madura)
Orisa Sativa Nathifah (Institut Agama Islam Negeri Madura)
Muhammad Reza Ali Syah (Institut Agama Islam Negeri Madura)
Mujiburrohman Mujiburrohman (Institut Agama Islam Negeri Madura)
Noer Moh Bahrul Fauzi (Institut Agama Islam Negeri Madura)
Ria Astuti (Institut Agama Islam Negeri Madura)



Article Info

Publish Date
06 Jan 2023

Abstract

Bamboo is a very useful plant for the community's economic life. Traditionally, generally, bamboo can be used for various purposes, such as household utensils, handicrafts, and foodstuffs. Currently, the potential in the form of bamboo is abundant but still needs to be utilized by the community in Bringsang Village. Giligenting District, Sumenep Regency. This service-based research aims to carry out training and mentoring programs for the community regarding the utilization of bamboo assets as souvenirs with high economic value. The approach in this study uses the Aset Based Community Development (ABCD) method, which focuses on local assets, potential and domestic strengths. This research starts with production training, product branding training, and online and offline Marketing Training. This service-based research succeeded in creating souvenirs from bamboo in the form of key chains, decorative lights, figures, food plates, and drinking bottles with the branding "BAMBRING" Souvenirs typical of Bringsang. Through the role of Karang Taruna as a local group, this production process has the full support of the village government and other stakeholders. This product can be an alternative livelihood for the local community so that it can create products that have an impact on increasing mutual welfare.(Bambu merupakan tanaman yang sangat bermanfaat bagi kehidupan ekonomi masyarakat. Secara tradisional, umumnya bambu dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti peralatan rumah tangga, kerajinan tangan, dan bahan makanan. Saat ini, Potensi berupa bambu jumlahnya sangat melimpah namun masih belum dimanfaatkan oleh masyarakat di Desa Bringsang. Kec. Giligenting, Kab. Sumenep. Penelitian berbasis pengabdian ini bertujuan untuk melaksanakan program pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan aset bambu menjadi kerajinan souvenir bernilai ekonomi tinggi. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan metode Aset Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada aset, potensi dan kekuatan lokal domestik. Penelitian ini dimulai dari pelatihan produksi, pelatihan branding produk, dan Pelatihan Pemasaran secara online dan offline. Penelitian berbasis pengabdian ini berhasil menciptakan souvenir dari bambu berupa gantungan kunci, lampu hias, figura, tepak makan, dan botol minum dengan branding “BAMBRING” Souvenir khas Bringsang. Melalui peran Karang Taruna sebagai local group, proses produksi ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dan stakeholders lainnya. Produk ini dapat menjadi alternatif mata pencaharian masyarakat setempat sehingga dapat menciptakan produktifitas yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan bersama).

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

perdikan

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences

Description

PERDIKAN journal focuses on community engagement program and the manuscript is about applied knowledge or science in community to advance theories, research and practices related to all forms of outreach and engagement. Community engagement means services to society, applying of knowledge or science ...