Adiksi berbelanja online merupakan tendensi perilaku berbelanja melalui internet yang kompulsif, berlebihan, serta bermasalah yang menimbulkan konsekuensi dalam hal ekonomi, sosial, dan emosional. Banyak penelitian yang mengindikasikan telah terjadinya perubahan pola perilaku konsumtif pada masyarakat Indonesia dari sistem belanja konvensional menuju sistem belanja online. Dengan demikian, diperlukan sebuah instrumen yang dapat mengukur kecenderungan adiksi berbelanja online pada masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi alat ukur The Online Shopping Addiction Scale dari Zhao dkk. (2017) ke dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini dilakukan kepada 159 partisipan dengan rentang usia 18-24 tahun, yang terdiri dari 35 orang laki-laki dan 124 orang perempuan. Alat ukur terdiri dari 18 item yang mengukur keenam dimensi yang memiliki realibilitas sebesar 0,882 dan hasil perhitungan KMO MSA dan Bartlets Test dari SPSS versi 27 menunjukkan nilai statistik sebesar 0.855. Bedasarkan perhitungan total variance explained didapatkan nilai sebesar 66,977 persen sehingga dapat disimpulkan bahwa alat ukur ini valid karena memiliki nilai di atas 60 persen. Nilai perhitungan ekstraksi pada alat ukur ini menghasilkan 6 faktor, sama dengan blue print awal, tetapi dengan jumlah dan kelompok item yang berbeda.
Copyrights © 2022