Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Guided Discovery Learning pada pembelajaran kimia materi struktur atom. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, jenis quasi eksperimen dengan desain penelitian ”Posttest-only Control Group Desain”. Sampel terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas eksperimen (model Guided Discovery Learning) dan kelas kontrol (model konvensional) yang dipilih dengan tehnik sampling random. Data diperoleh dengan memberikan soal tes pemahaman konsep berupa soal tes uraian. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji-T (Mann-Whitney U) dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Penerapan model Guided Discovery tidak efektif meningkatkan pemahaman konsep kimia peserta didik pada materi struktur atom. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 76,56 sedikit lebih rendah dibandingkan kelas kontrol 72,81 dengan KKM 75, dan hasil uji–T (Mann-Whitney U) diperoleh (sig.) lebih kecil α (0,027 < 0,05).
Copyrights © 2019