Penelitian ini bertujuan memetakan wujud tindak tutur asertif yang digunakan dalam novel Calabai karya Pepi Al-Bayqunie. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. Data penelitian ini berupa penggalan tuturan dalam sebuah novel yang mengandung gejala tindak tutur. Data tersebut bersumber dari sebuah novel yang berjudul Calabai karya Pepi Al-Bayqunie. Novel dengan ketebalan 383 halaman ini ditulis berdasarkan kisah nyata bissu yang ada di Kabupaten Pangkep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 wujud tindak tutur asertif dalam novel Calabai karya Pepi Al-Bayqunie, yaitu menyatakan, memberitahukan, menyarankan, mengumumkan, menegaskan, menuntut, melapor, menyangkal, membantah, menyanggah, mengisyaratkan, membual, mengeluh, mengklaim. Di antara semua wujud tuturan tersebut, tuturan memberitahukan yang paling banyak ditemukan.
Copyrights © 2021