Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Vol 9, No 2: April, 2020

ANALISIS PENGARUH PERBEDAAN JENIS UMPAN DAN LAMA IMMERSING TERHADAP HASIL TANGKAPAN PADA ALAT TANGKAP BUBU LIPAT DI PERAIRAN BATANG

Nadya Saraswati (Departemen Perikanan Tangkap Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang)
Herry Boesono (Departemen Perikanan Tangkap Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang)
Indradi Setyanto (Departemen Perikanan Tangkap Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang)



Article Info

Publish Date
06 Sep 2021

Abstract

Alat tangkap Bubu Lipat merupakan salah satu alat tangkap yang digunakan nelayan untuk menangkap ikan di Perairan Batang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah dan komposisi hasil tangkapan yang menggunakan perbedaan umpan yaitu kulit sapi dan jeroan ikan serta mengetahui dan menganalisa pengaruh lama immersing alat tangkap bubu lipat terhadap jumlah hasil tangkapan.. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode eksperimental fishing dan menggunakan uji ANOVA. Alat tangkap Bubu lipat merupakan alat penangkap ikan pasif dan termasuk dalam klasifikasi traps atau perangkap. Konstruksi pada alat tangkap Bubu Lipat terdiri dari pintu, badan dan mulut. Bubu lipat tidak memiliki pemberat karena rangka bubunya sudah terbuat dari besi. Proses pengoperasian Bubu Lipat memiliki 3 tahapan yaitu: setting, immersing, dan hauling. Hasil tangkapan utama pada alat tangkap Bubu Lipat berupa Rajungan yang yang menggunakan umpan kulit sapi dengan lama immersing 24 jam berat 8008 g, umpan kulit sapi dengan lama immersing 12 jam 27620 g, umpan jeroan ikan dengan lama immersing 24 jam mendapatkan hasil tangkapan 4075 g, umpan jeroan ikan dengan lama immersing 12 jam adalah 11399 g. Perbedaan umpan dan lama immersing pada bubu lipat dalam penelitian berpengaruh dalam hasil tangkapan yang diperoleh. Namun dalam uji ANOVA yang sudah dilakukan menggunakan spss Jumlah hasil tangkapan terhadap umpan kulit sapi dan jeroan ikan berdasarkan berat hasil tangkapan didapatkan hasil nilai yang tidak signifikansinya adalah ,000 < α (0,05) sehingga H0 diterima. Artinya bahwa dengan tingkat kepercayaan 95% kedua kelompok memiliki varian yang berbeda dan memiliki rata-rata yang berbeda.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jfrumt

Publisher

Subject

Computer Science & IT Decision Sciences, Operations Research & Management

Description

Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi ...