Sekolah menengah kejuruan merupakan salah satu sekolah tingkat menengah yang bertujuan untuk mempersiapkan peserta didiknya untuk memasuki dunia kerja. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menguji teori prosser 1952 yang diarahkan pada upaya meningkatkan kualitas pembelajaran teori dan praktik produktif di sekolah menengah kejuruan. Desain pembelajaran diharapkan dapat menjadi solusi dan menjawab tatangan ke depan bagi sekolah menengah kejuruan di Indonesia. Metode penelitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel penelitian ini berjumlah 10 guru SMK dengan program studi Teknik Instalasi Listrik di Kota Serang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dan wawancara, serta analisis data yang digunakan adalah menggunakan teknik interaktif Milles dan Huberman. Adapun hasil temuan adalah kurikulum pendidikan kejuruan di Indonesia, dapat dikatakan bersumber dari pemerintah. Sehingga dalam teori prosser ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam kurikulum SMK tersebut. Dari 16 dalil teori prosser, hanya ada 5 yang dapat diimplementasikan dikurikulum SMK tersebut, terutama para guru yang mengajar di SMK. Kualitas kurikulum dapat di lihat dari guru yang mengembangkan kurikulum tersebut sehingga kualitas SMK di Indonesia dapat dikatakan berkualitas tinggi.
Copyrights © 2022