Pendidikan pranikah merupakan pendidikan yang mempersiapkan calon pengantin baik usia nikah, masa nikah atau usia pranikah untuk memiliki ketahanan dalam bidang spiritual, intelektual, emosional dan sosial dalam membentuk keluarga sakînah mawaddah wa rahmah. Materi yang diberikan pada pendidikan pranikah terkait pendidikan tentang orientasi ilahiyah, ketahanan sosial , ketahanan ekonomi, mengelola emosi, menjaga kesehatan, relasi gender yang harmonis, hukum seputar keluarga, pencerahan tentang dasar-dasar perkawinan, hak dan kewajiban sebagai suami istri, kesiapan spritual, mental, hukum keluarga, solusi meminimalisir terjadinya sek bebas dan kekerasan dalam rumah tangga. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode tafsir maudhu’i. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif untuk menghasilkan data yang bersifat deskriptif yang hasilnya disajikan dalam bentuk kualitatif. Temuan penulis dilapangan khususnya di Kota Bogor banyak sekali para calon pengantin atau remaja usia nikah yang belum faham hal-hal yang berhubungan dengan pendidikan sebelum nikah serti apa itu Ta’âruf, apa itu khitbah secara syar’i. Kebanyakan dari mereka tidak faham. Setelah ta’âruf atau khitbah mereka merasa bebas untuk kemana-mana berdua` tanpa ada mahramnya. Begitu pula foto-foto sebelum nikah prawedding, mereka pamerkan didepan pelaminan, bahkan ada sepasang suami istri, 17 tahun sudah berumah tangga tidak mengerti apa itu thalaq, ruju’ dan kewajiban suami dan istri. Ada pula yang belum faham bagaima menyelesaikan berbagai macam problematika hidup dalam berkeluarga dan bermasyarakat. Kata Kunci : Pendidikan Pranikah,
Copyrights © 2022