Penelitian ini bertujuan untuk mengulas beberapa usaha dari Wang Jing Wei untuk mendirikan pemerintahan kolaborasi dengan pendudukan Jepang di China dengan dalil untuk menyelamatkan China dari kehancuran total di masa Perang Sino- Jepang II ( 1937-1945) dan juga mengembalikan kedaulatan republik Cina yang terkoyak koyak sejak masa warlordism. Beberapa literatur sebelumnya telah menggarisbawahi dari segi upaya perdamaian yang melihat dari sisi kemanusiaan dan budaya politik mencoba mengupas perdamaian yang dicetuskan oleh Wang merupakan " kelanjutan dari kebijakan awal Sun Yat Sen dan sayap kiri Kuomintang sebelum perang". Maksudnya dengan upaya perdamaian dapat menghidarkan diri khususnya Cina dari kehancuran total. Upaya perdamaian/Heping yang diajarkan oleh Sun Yat Sen ternyata disalahartikan untuk kepentingan politis oleh kelompok kelompok sosial tertentu di China seperti halnya Wang Jing Wei untuk merebut tampuk kekuasaan tertinggi di dalam Kuomintang/partai nasionalis China. Upaya perdamaian dengan membentuk pemerintahan kolaborasi dengan pendudukan Jepang merupakan bentuk strategi politis bagi kelompok Wang Jing Wei untuk mendapatkan dukungan dari rakyat Cina berjuang bersama pemerintah pendudukan Jepang dan memberikan gambaran bahwa pemerintah pendudukan Jepang bersama pemerintah kolaborasi republik of China-Nanjing hampir sama seperti bangsa Manchu dan Mongol di saat memerintah daratan Cina yang juga mendudukkan bangsa Han di pemerintahan dalam mencapai kemakmuran bersama.Kata kunci : Heping/upaya perdamaian, Pemerintahan Republik Of China Nanjing,, Wang Jing Wei, Pendudukan Jepang
Copyrights © 2022