An-Nida': Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Vol 11 No 1 (2022): September

Komunikasi Teraupetik di Era Nabi Muhammad SAW

Moh Syahri Sauma (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Sep 2022

Abstract

Komunikasi teraupetik merupakan salah satu bagian komunikasi efektif sering dipakai oleh seorang praktisi kesehatan jiwa, untuk mengobati pasien. Dan setiap dokter/perawat memiliki strateginya masing-masing dalam menerapakan komunikasi teraupetik kepada klien-nya. Berbicara komunikasi teraupetik di zaman Rasulullah istilah tersebut masih belum ada di zaman Rasulullah SAW. Namun secara parktiknya kegiatan komunikasi teraupetik sudah pernah dilakukan bahkan dicontohkan oleh Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wasallam. Mengingat Nabi Muhammad SAW selain diutus sebagai rosul juga sekaligus menjadi uswah hasanah (suri tauladan yang baik) bagi ummatnya. Hasil penelitian ini, bahwa Nabi Muhammad SAW melalui komunikasi telah memberikan bimbingan berupa doa-doa khusus untuk mengokohkan keimanan seseorang agar dijauhkan dari penyakit syubhat dan syahwat. Bimbingan berupa doa-doa itulah yang kemudian dikategorikan sebagai kegiatan ber-komunikasi teraupetik. Dan selain itu upaya yang dilakukan Rasulullah dalam rangka memperbaiki kondisi emosional mereka yang terkena penyakit gangguan jiwa. Ada empat yang dilakukan beliau ketika berinteraksi dengan mad’u antara lain sebagai berikut: Pertama: Membaca/ memperdengarkan al-qur’an. Kedua: Sholat, Ketiga: Dzikir, Keempat: Do’a.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

annida

Publisher

Subject

Religion Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

FOKUS Fokus jurnal ini adalah upaya mengaktualkan pemahaman yang lebih baik tentang keilmuan Komunikasi dan Penyiaran baik lokal maupun internasional melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. SKOP Jurnal ini berisi kajian Komunikasi dan Penyiaran yang meliputi Komunikasi, ...