Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Indonesia
Vol 9, No 2 (2020)

PENINGKATAN KELARUTAN ETIL p-METOKSISINAMAT DENGAN PEMBENTUKAN KOKRISTAL MENGGUNAKAN METODE SOLVENT EVAPORATION DAN KOFORMER UREA

Rachmaniar, Revika (Departemen Farmasetika, Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia, Jl. Soekarno-Hatta No.354 (Parakan Resik 1), Bandung, Jawa Barat, Indonesia.)
Tristiyanti, Deby (Departemen Farmasetika, Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia, Jl. Soekarno-Hatta No.354 (Parakan Resik 1), Bandung, Jawa Barat, Indonesia.)
Triyadi, Fakhri Humaidi (Departemen Farmasetika, Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia, Jl. Soekarno-Hatta No.354 (Parakan Resik 1), Bandung, Jawa Barat, Indonesia.)



Article Info

Publish Date
24 Aug 2021

Abstract

Etil p-metoksisinamat (EPMS) merupakan isolat dengan persentase terbesar pada kencur (Kampferia galanga), tetapi sifatnya yang sukar larut air menyebabkan keterbatasan pada disolusi dan bioavailabilitas. Bioavailabilitas yang terbatas mengakibatkan aktivitas farmakologi yang rendah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kelarutan EPMS dalam air perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kelarutan EPMS melalui pembentukan kokristal menggunakan metode solvent  evaporation dan koformer urea. EPMS dan urea dengan perbandingan 1:1, 1:2, 1:3, dan 2:1 dilarutkan dalam etanol kemudian diuapkan. Kokristal EPMS-urea yang diperoleh dikarakterisasi menggunakan mikroskop digital, High Performance Liquid Chromatography (HPLC), spektrofotometer Fourier Transform Infrared (FT-IR), Powder X-Ray diffraction (PXRD), dan uji kelarutan di dalam air. Hasil penelitian menunjukkan kokristal EPMS-urea terbentuk akibat terjadinya ikatan hidrogen dan mengalami penurunan ukuran partikel, penurunan kristalinitas, dan peningkatan kelarutan. Kadar EPMS dalam sistem kokristal sebesar 91 – 106%. Peningkatan kelarutan kokristal EPMS-urea 1:1, 1:2, 1:3, 2:1 dalam air secara berturut-turut sebesar 1,5; 1,6; 1,2; 1,3 kali dibandingkan dengan EPMS. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kokristal EPMS-urea menggunakan solvent evaporation berhasil terbentuk dan mengalami peningkatan kelarutan dalam air hingga 1,6 kali-nya pada perbandingan kokristal EPMS-urea 1:2.Kata kunci: etil p-metoksisinamat, urea, kokristal, solvent evaporation.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jstfi

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA (P-ISSN: 2303-2138) is open access and peer-reviewed (double-blind) Scientific Journal that publishes all research articles/reviews/ short communication related to the pharmacy research. The focus of JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA is to ...