Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mereduksi kecemasan dalam menghadapi ujian pada siswa SMP tingkat IX dengan pemberian layanan konseling kelompok melalui teknik desensitisasi sistematis. Teknik desensitisasi sistematis termasuk teknik spesifik dengan pendekatan behavioristik yang menekankan bahwa semua perilaku neurotic adalah bentuk ekspresi dari kecemasan. Melalui teknik desensitisasi sistematis siswa yang memiliki kecemasan dalam menghadapi ujian dapat tetap rileks dan tenang. Metode penelitian yang digunakan yakni PTBK (Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling), dengan menggunakan model Spiral dari Stephen Kemmis, artinya setiap siklus dalam Penelitian tindakan menggambarkan suatu rangkaian langkah-langkah (a spiral of steps) tindakan yang terjadi secara berulang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yakni purposive sampling. Subjek penelitian yaitu 11 siswa SMP tingkat IX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari siklus 1 ke siklus 2 persentase siswa/konseli yang mengalami kecemasan menurun sebesar 20,36%. Pada siklus 1 persentase siswa yang mengalami kecemasan sebesar 71,9% dan pada siklus 2 sebesar 51,5%. Hal ini menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok melalui desensitisasi sistematik dapat mereduksi kecemasan pada siswa/konseli.Â
Copyrights © 2023