Pandemi covid-19 membuka banyak pemikiran yang kreatif dalam berbisnis dengan menggunakan media social adalah salah satunya. Apalagi bagi para milik usaha kuliner tradisional online di kelurahan Titiwungen Selatan, kecamatan Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara. Keahlian di bidang kuliner yang dimiliki belum didukung oleh cara promosi yang baik dan kreatif sehingga banyak yang gulung tikar. Media sosial dapat menjadi akses yang tepat dalam berpromosi dan berkomunikasi dengan pembeli namun tidak dapat diabaikan menggunakan media sosial harus benar dan tepat sesuai dengan aturan yang ada. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional pada pemilik usaha kuliner tradisional online di kelurahan Titiwungen Selatan. Penelitian ini menggunakan metode triangulasi, yang menggabungkan metode wawancara terstruktur, wawancara mendalam dan observasi terhadap UMKM dan media sosial yang digunakan. Subyek dalam penelitian ini adalah pemilik atau pengelola UMKM yang dipilih secara purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh berdasarkan wawancara terstruktur dan wawancara mendalam kepada pemilik/pengelola UMKM. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi peneliti dalam meningkatkan kemampuan untuk melaksanakan penelitian serta mempublikasikan hasil penelitian ini dalam jurnal nasional. KATA KUNCI: KULINER TRADISIONAL, MEDIA SOSIAL, PROMOSI
Copyrights © 2022