Kekaisaran Ottoman, yang berlangsung dari tahun 1326 hingga 1924, dapat dibagi menjadi tiga periode berbeda: periode ekspansi (1326-1451), masa kejayaan (1452-1568), dan kemunduran dan keruntuhan (1569-1924). Pada masa kejayaan Turki Usmani, pendidikan mulai dikembangkan dan dipusatkan di sekitar madrasah, satu-satunya lembaga pendidikan umum pada saat itu. Lembaga-lembaga ini berfokus pada hafalan daripada pemikiran kritis, dan hanya mengajarkan ilmu agama, meninggalkan kesenjangan dalam pendidikan umum siswa dan bahkan pelajar dewasa. Namun, menjelang akhir pemerintahan Kesultanan Utsmaniyah, reformasi pendidikan dilaksanakan dengan memasukkan metode Barat. Runtuhnya Kesultanan Utsmaniyah juga membawa konsekuensi yang signifikan terhadap sistem pendidikan, termasuk pengenalan sekularisme, yang menjadi dasar ideologi kapitalis dan mendukung ide-ide seperti demokrasi, nasionalisme, liberalisme, dan hak asasi manusia.
Copyrights © 2023