Salah satu permasalahan di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah secara umum adalah masih rendahnya implementasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di lingkungan kampus, termasuk pada PTM di Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat implementasi nilai-nilai AIK dalam pengembangan kampus islami. Area penelitian meliputi dua kampus sebagai representasi PTM di Sulawesi Selatan, yakni Universitas Muhammadiyah Parepare dan Universitas Muhammadiyah Bulukumba, dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa input kampus islami pada dua representasi PTMA dalam perencanannya sudah cukup baik dengan adanya Pedoman SPMI PTM/PTA serta diperkuat dengan Peraturan dan Kebijakan Rektor tentang Kampus Islami. Proses implementasi kampus islami masih kurang diperhatikan. Karena banyak kendala yang dihadapi seperti SDM yang belum memadai. Penerapan busana islami sudah merata dan diberlakukan kepada setiap civitas akademika. Sarana dan prasarana ibadah masih kurang dimanfaatkan untuk meningkatkan pengembangan kampus islami. Area kampus belum benar-benar steril dari asap rokok. Hal ini juga karena LPPAIK tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk mengontrol seluruh kegiatan yang ada di kampus. Outcome/Output merujuk pada indikator dari penerapan kampus islami. Namun hal itu belum bisa dijadikan ukuran karena masih dalam proses penerapan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi nilai AIK dalam pengembangan kampus islami sudah cukup baik, namun masih perlu tingkatkan.
Copyrights © 2023