Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas pupuk bioorganik cair terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis. Penelitian dilaksanakan mulai bulan April 2014 sampai dengan Juli 2014. Penelitian dilaksanakan di Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas menggunakan Rancangan Acak Lengkap 2 faktor dengan ulangan 3 kali. Faktor 1. konsentrasi pupuk bioorganik cair, terdiri atas : 0, 2, 4, 6 ml/l. Faktor 2. frekuensi pemberian pupuk bioorganik cair, terdiri atas : 1, 2, dan 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi dan frekuensi aplikasi pupuk bioorganik cair berpengaruh nyata terhadap hasil jagung manis, namun di antara kedua faktor perlakuan tidak terjadi interaksi nyata. Pemberian pupuk bioorganik cair konsentrasi 4 ml/l meningkatkan secara nyata berat tongkol tanpa kelobot/tanaman 230.28 g dan frekuensi aplikasi pupuk bioorganik cair 3 kali meningkatkan secara nyata berat tongkol tanpa kelobot/tanaman 237.03 g. Kata kunci : Konsentrasi, Frekuensi, Pupuk Bioorganik, Jagung Manis.
Copyrights © 2014