Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi keluarga KH. Thoha Alawy dan Ibu Nuraini dalam menanamkan karakter cinta Alquran dan untuk mengetahui gambaran tentang model penanaman karakter cinta Alquran berbasis keluarga.Jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah orang tua dalam keluarga tahfidzul Qur’an yaitu keluarga KH. Thoha Alawy dan Ibu Nuraini, anak yang sudah hafal Alquran dan perangkat desa. Objek penelitian ini adalah model penanaman karakter cinta Alquran berbasis keluarga. Teknik yang digunakan dalam menentukan subjek peneliti ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu memiliki kriteria tertentu yang dapat memperkuat alasan seseorang menjadi subjek penelitinya. Teknik pengumpulan data dengan metode interview, observasi dan dokumentasi.Hasil penelitian menujukan bahwa, kedua keluarga dalam mendesain penanaman karaker cinta Alquran memiliki motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Kedua motivasi itu yang dijadikan kunci untuk berhasil. Dari motivasi tersebut diperlukan model, di mana kedua keluarga tersebut menerapkan model yang mencakup empat komponen yaitu tujuan, program, proses dan evaluasi. Komponen program meliputi mengajarkan sendiri di rumah, memilih lingkungan pendidikan Alquran, mendesain rumah Qur’ani dan memasukan ke pondok pesantren. Selanjutnya, komponen proses terdapat pendidik, peserta didik, materi, metode dan alat, serta evaluasi (teknik tes dan nontes)
Copyrights © 2022