Pendidikan Islam sering hanya difahami sebagai pemindahan pengetahuan (knowledge) dan nilai-nilai (values) ajaran Islam yang tertuang dalam teks-teks agama, sedangkan ilmu-ilmu sosial (social sciences) dan ilmu-ilmu alam (nature sciences) dianggap pengetahuan yang umum (sekular). Dengan melihat realitas ini, para tokoh pendidikan Islam secara responsif berupaya memberikan jawaban terhadap permasalah pendidikan ini. Salah satu tokoh pemikir Islam yang dikenal dalam gagasan ini adalah Muhammad Naquib Al-A??as. Beliau merupakan tokoh penggagas Islamisasi ilmu pengetahuan yang menjadi salah satu konsep dalam pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana konsep Pendidikan menurut Muhammad Naquib Al-A??as. Studi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi Pustaka, hasil kajian menunjukkan bahwa menurut al-A??as, setidaknya terdapat dua makna Islamisasi yaitu Islamisasi pikiran dari pengaruh ekternal dan kedua Islamisasi pikiran dari dorongan internal. Yang pertama pembebasan pikiran dari pengaruh magis (magical), mitologis (mythology), animisme (animism), nasional-kultural (national cultural tradition), dan paham sekuler (secularism). Sedangkan yang kedua adalah pembebasan jiwa manusia dari sikap tunduk kepada keperluan jasmaninya yang condong menzalimi dirinya sendiri.
Copyrights © 2023