Jurnal Agribis
Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Agribis

MENELISIK NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL SUKU REJANG NUNDANG BINEAK DALAM RANGKA MEWUJUDKAN TEKNOLOGI PERTANIAN ORGANIK BERBASIS SUMBERDAYA LOKAL DI KABUPATEN LEBONG BENGKULU

Neti Kesumawati (Unknown)
Yukiman Armadi (Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Bengkulu)
Rita Feni (Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadyah Bengkulu)



Article Info

Publish Date
25 Jan 2023

Abstract

Setiap daerah di Indonesia memiliki kearifan lokal berbeda-beda sehingga keberadaannya diibaratkan 1001 kisah yang tak mungkin bisa diceritakan dalam satu malam dan memerlukan usaha keras untuk menelisik nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Salah satunya adalah kearifan lokal Nundang Bineak yang dimiliki suku Rejang di Kabupaten Lebong yang sarat akan tuntunan disaat bersentuhan dengan lingkungan, seperti tuntunan pemakaian rebung bambu kuning, kunyit busuk, kendur dalam pengendalian hama di persawahan. Melihat adanya sinkronisasi antara kearifan lokal Nundang Bineak dan filosofi pertanian organik, yaitu memberdayakan petani untuk bekerja selaras dengan alam serta menghargai prinsip-prinsip yang bekerja di alam sehingga ada keseimbangan ekologi, keanekaragaman varietas, keharmonisan dengan iklim dan lingkungan sekitar.  Maka perlu sekali untuk menelisik nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal Nundang Bineak di Kabupaten Lebong, agar dapat memberdayakan Suku Rejang dalam kegiatan yang mampu mewujudkan pelaksanaan pertanian organik secara optimal sehingga dapat mengembalikan keseimbangan alam pada proporsinya semula dan pada akhirnya terciptanya kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk ; 1) mengetahui kearifan lokal Suku Rejang Nundang Bineak di Kabupaten Lebong; 2) mengetahui kontribusi kearifan lokal Suku Rejang Nundang Bineak Kabupaten Lebong dalam mendukung teknologi pertanian organik; 3) mengetahui cara melestarikan kearifan lokal Suku Rejang Nundang Bineak yang ada di Kabupaten Lebong 4) mengetahui pendapatan yang diperoleh petani yang masih memegang teguh kearifan lokal Nundang Bineak. Penelitian direncanakan akan dilaksanakan sekitar 10 bulan di Kabupaten Lebong. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan dengan metode Purpossive sampling dan teknik penarikan sampel menggunakan metode Snowball Sampling. Data diperoleh melalui penyebaran angket kepada responden dan mengamati secara langsung kondisi lingkungan. Data selanjutnya ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat petani lebong hanya sebagian kecil melaksanakan kearifan lokal Nundang Bineak  Kata Kunci : Kearifan Lokal Nundang Bineak, Pertanian Organik dan kelestarian Lingkungan

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

agribis

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance

Description

Jurnal Agribisnis adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian secara reguler setiap 2 bulan sekali Januari dan Juli untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi Jurnal ...