Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH FREKUENSI DAN KONSENTRASI AUKSIN ALAMI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine Max L. Merril). Selvia Juliana; Yukiman Armadi
Agriculture Vol. 15 No. 2 (2020): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.045 KB) | DOI: 10.36085/agrotek.v15i1.1299

Abstract

Di provinsi Bengkulu terjadinya peningkatan hasil produksi masih belum mencukupi kebutuhan di provisi itu sendiri, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Frekuensi Dan Konsentrasi Auksin Alami Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine Max L. Merril). penelitian ini telah dilaksanakan di Jl. Danau Raya No.59, Panorama, Singaran Pati, Kota Bengkulu, Pada ketinggian tempat 30 meter di atas permukaan laut. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor yaitu faktor pertama frekuensi pemberian auksin alami (A): A1 (1 kali 14 HST), A2: (2 kali 14 dan 28 HST), A3: (3 kali 14, 28 dan 42 HST), sedangkan faktor kedua adalah Konsentrasi Auksin Alami (B): B0 (Kontrol), B1 (1,0 ml/liter), B2 (1,5 ml/liter), dan B3 (2,0 ml/liter). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Hasil data dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dan apabila berbeda nyata dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 0,5%. Hasil perlakuan frekuensi menunjukkan pengaruh yang sangat nyata terhadap tinggi tanaman, berat kering tanaman dan berat 100 biji, berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, jumlah cabang dan berat basah tanaman Kedelai (Glycine Max L. Merril). Sedangkan perlakuan konsentrasi pada hasil penelitian ini adalah yang berpengaru nyata terhadap jumlah daun, berat kering tanaman dan jumlah polong tanaman Kedelai (Glycine Max L. Merril), pada penelitian ini tidak menunjukkan adanya interaksi antar frekuensi dan konsentrasi auksin alami terhadap tanaman kacang kedelai. Kata kunci : Kedelai, auksin alami, Frekuensi, Konsentrasi.
PENGARUH PUPUK TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.) Yemi Purnamasari; Yukiman Armadi
Agriculture Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.664 KB) | DOI: 10.36085/agrotek.v16i1 Juli.1609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pupuk Tandan Kosong (Tankos) Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Cabai Merah (Capsicum annum L). Penelitian ini telah dilaksanakan di Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu pada bulan Oktober 2019 - Januari 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu dengan menggunakan Pupuk tandan kosong (tankos) kelapa sawit Terdapat 4 level perlakuan : S0 (Kontrol), S1 (180 gr/tanaman), S2 (360 gr/tanaman), S3 (540 gr/tanaman). Diulang sebanyak 4 kali ulangan sehingga terdapat 16 unit percobaan. Setiap unit percobaan ada 9 tanaman maka di peroleh 144 tanaman, yang di jadikan tanaman sample 3 per unit tanaman. Hasil data dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (Anova) dan apabila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji jarak Duncan/Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil perlakuan Pupuk tandan kosong (tankos) kelapa sawit memberikan nilai terbaik pada perlakuan S1 (180 gr/tanaman) menunjukan pengaruh nyata terhadap Umur berbunga, jumlah buah dan bobot buah/tanaman tetapi tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap Tinggi tanaman, jumlah daun dan umur panen. Kata kunci : Pengaruh, Cabai merah, Pupuk tandan kosong (tankos) kelapa sawit.
PENGARUH LAMA PERENDAMAN EKSTRAK BAWANG MERAH DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN AGLAONEMA VARIETAS BIG ROY Ika Maisari; Yukiman Armadi; Neti Kesumawati; Suryadi Suryadi; Dwi Fitriani
Agriculture Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.046 KB) | DOI: 10.36085/agrotek.v16i2,Des.2846

Abstract

ABSTRAKAglonema merupakan salah satu tanaman hias yang menjadi primadona di perkotaan dan tata hias taman, karena aglonema memiliki kemampuan untuk hidup pada lingkungan dengan intensitas cahaya yang rendah contohnya perkantoran dan dekorasi ruangan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh lama perendaman ekstrak bawang merah dan media tanam terhadap pertumbuhan tanaman aglaonema varietas big roy. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun dengan dua faktor, Faktor I adalah lama perendaman  yang terdiri 4 taraf (0 Menit, 15 menit, 30 menit, 45 menit) dan faktor II terdapat media tanam sekam bakar, tanah, dan cocopeat terdiri 4 taraf (2:2:1, 3:2:1, 3:3:1, 4:3:1) perlakuan diulangi sebanyak 3 kali. Setiap unit percobaan terdiri 4 tanaman dan 2 tanaman dijadikan sampel. Parameter yang diamati presentase tumbuh, waktu  muncul tunas, panjang tunas, jumlah akar, dan panjang akar. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahawa: 1) Perlakuan lama perendaman berpengaruh nyata pada parameter panjang tunas dan panjang akar dan tidak berpengaruh nyata pada parameter lainnya; 2) Media tanam tidak berpengaruh nyata terhdap semua parameter; 3) tidak terjadi interaksi antara lama perendaman dan media tanam terhadap semua parameter pengamatan. Kata kunci : Aglaonema, sekam bakar, cocopeat.PENGARUH LAMA PERENDAMAN EKSTRAK BAWANG MERAH DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN AGLAONEMA VARIETAS BIG ROY
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN VINCA (Catharathus roseus L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KANDANG DAN ZAT PENGATUR TUMBUH Siswanto; Usman; Jon Yawahar; Rita Hayati; Yukiman Armadi; Jafrizal
Agriculture Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.956 KB) | DOI: 10.36085/agrotek.v17i1.3595

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis-jenis pupuk kandang dan konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik serta interaksi antara pupuk kandang dan konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tanjung Perdana, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF), perlakuan 1 yaitu Pupuk Kandang dengan P0 (Kontrol) P1 (Pupuk Kandang Ayam) P2 (Pupuk Kandang Kambing) P3 (Pupuk Kandang Sapi). Perlakuan ke-2 yaitu pemberian Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Atonik K1 (1 cc/l), K2 (2 cc/l) dan K3 (3cc/l). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan dengan ditanami 4 tanaman setiap unit percobaan sehingga diperoleh 144 tanaman dan diambil 2 sampel di setiap unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan perlakuan pupuk kandang berpengaruh sangat nyata terhadap semua parameter penelitian diantaranya tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah bunga serta waktu keluar bunga pertama, pupuk kandang ayam menunjukan respon paling terbaik dari perlakuan pupuk kandang lainya terhadap pertumbuhan tanaman vinca (Catharanthus roseus L.). Pada penelitian konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun pada umur 6 dan 10 mst, jumlah cabang umur 4, 6, dan 10 mst serta jumlah bung. Berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah cabang umur 8 mst dan berpengaruh tidak nyata pada parameter lainnya. Pemberian konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik dengan dosis 2 cc/l memberikan respon terbaik terhadap pertumbuhan tanaman vinca (Catharanthus roseus L.). Sedangkan pada penelitian ini tidak terjadi nya interaksi antara perlakuan pupuk kandang dan konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik terhadap pertumbuhan tanaman vinca (Catharanthus roseus L.). Kata kunci: Pupuk kandang, Zat Pengatur Tumbuh Atonik,Vinca(Catharanthus roseus L.).
RESPON PERTUMBUHAN MENIRAN HIJAU MERAH (Phyllanthus tenellus Roxb) TERHADAP PEMBERIAN DOSIS PUPUK KANDANG AYAM DAN PUPUK UREA Vina Pamungkas; Eva Oktavidiati; Yukiman Armadi; Rita Hayati
Agriculture Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v17i2.4570

Abstract

Meniran merupakan tanaman obat yang biasanya lebih banyak di manfaatkan pada bagian daunnya.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui respon pertumbuhan meniran hijau merah (Phyllanthus tenellus Roxb) terhadap pemberian dosis pupuk kandang ayam dan pupuk urea. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan Juli 2022 di Jalan Danau, Dusun Besar, Kec. Singaran Pati, Kota Bengkulu. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Perlakuan pertama yaitu Pemberian Pupuk Kandang Ayam (P) yaitu : P0 (Kontrol), P1 (Pupuk Kandang Ayam 10t/ha), P2 (Pupuk Kandang Ayam 20t/ha), P3 (Pupuk Kandang Ayam 30t/ha). Perlakuan Pupuk Urea (N) yaitu : N0 (Kontrol), N1 (Pupuk Urea 100kg/ha) dan N2 (Pupuk Urea 200kg/ha). Berdasarkan taraf yang dicobakan dari kedua faktor perlakuan tersebut, maka diperoleh 12 kombinasi perlakuan. Masing-masing kominasi perlakuan diulangi 3 kali dan diperoleh 36 satuan percobaan dan setiap satuan percobaan terdiri dari 5 tanaman sehingga terdapat 180 tanaman yang akan diamati pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pengaruh dosis pupuk kandang ayam berpengaruh sangat nyata pada jumlah cabang 6 MST, berat basah total, berat kering batang, berat kering total, berpengaruh nyata pada jumlah daun majemuk 2 MST, jumlah cabang 12 MST, dan berat basah batang. Perlakuan pemberian dosis pupuk urea berpengaruh nyata pada diameter batang 8 MST dan berpengaruh tidak nyata pada parameter yang lain. Sedangkan pengaruh dosis pupuk Urea berpengaruh nyata pada diameter batang 8 MST pada tanaman meniran hijau merah (Pyllanthus tenellus Roxb). Untuk mengetahui respon pertumbuhan meniran hijau merah (Phyllanthus tenellus Roxb) terhadap pemberian dosis pupuk kandang ayam dan pupuk urea maka data diperoleh dari hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan excel dan tabel Anova, maka dilakukan analisis ragam (uji F). Jika berpengaruh nyata maka di lanjutkan dengan uji DMRT 5%. Kata Kunci: Pupuk Kandang Ayam, Pupuk Urea dan Meniran Hijau Merah
PENGARUH PEMBERIAN POC KULIT PISANG KEPOK DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata sturt) Megi Andesta; Suryadi; Neti Kesumawati; Eva Oktavidiati; Yukiman Armadi
Agriculture Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v17i2.4571

Abstract

ABSTRAK MEGI ANDESTA. Pengaruh Pemberian POC Kulit Pisang Kepok Dan NPK Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Jagung Manis (Zea mays saccharata sturt) dibimbing oleh Bapak SURYADI dan Ibu NETI KESUMAWATI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara pemberian POC kulit pisang kepok dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis (Zea mays Saccharata sturt). Mengetahui pengaruh pemberian POC kulit pisang kapok terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis (Zea mays saccharata sturt). Mengetahui pengaruh NPK terhadap pertumbuan dan hasil jagung manis (Zea mays saccharata sturt). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bentiring Permai, Kecamatan Bangkahulu, Kota Bengkulu Pada Bulan April 2022- Juli 2022. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah buku catatan, cangkul, parang, alat tulis, gembor, handspray, timbangan digital, meteran, mistar, tali raffia, kamera, waring (pagar) dan jangka sorong. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih jagung manis Varietas Paragon, Air, gula , kulit pisang kepok untuk bahan POC cair, NPK, pestisida, Furadan 3G. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) disusun secara faktorial. Terdiri dari 2 Faktor yaitu: Faktor pertama adalah konsentrasi POC: P0= Kontrol, P1= 5 % ( 50 ml/l), P2= 10 % (100 ml/l)P3= 15 % (150 ml/l). Faktor kedua adalah dosis NPK : N1 = 550 kg/ha. N2 = 600 kg/ha. N3 = 650 kg/ha. Terdapat 12 kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali ulangan sehingga terdapat 36 unit petak percobaan, dalam satu unit petak percoban ada 6 tanaman, dengan jumlah keseluruhan 216 tanaman, 4 tanaman sampel. Berdasarkan hasil analisis ragam interaksi antara perrlakuan POC dan NPK berpengaruh tidak nyata pada semua parameter perlakuan POC kulit pisang berpengaruh sangat nyata pada parameter pada umur diameter batang 42 HST. Berpengaruh nyata pada tinggi tanaman pada umur 42 HST. Berpengaruh tidak nyata pada parameter yang lainnya. Pada perlakuan NPK berpengaruh nyata pada parameter diameter batang 56 HST. Berpengaruh tidak nyata terhadap paramameter tinggi tanaman umur 28, 42 dan 56, jumlah daun pada umur 28. 42 dan 56 HST, diameter batang umur 28 dan 56 HST, panjang tongkol kelebot, diameter tongkol kelobot dan berat tongkol kelobot. Kata Kunci : Jagung, POC kulit pisang kapok, NPK
MENELISIK NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL SUKU REJANG NUNDANG BINEAK DALAM RANGKA MEWUJUDKAN TEKNOLOGI PERTANIAN ORGANIK BERBASIS SUMBERDAYA LOKAL DI KABUPATEN LEBONG BENGKULU Neti Kesumawati; Yukiman Armadi; Rita Feni
Jurnal AGRIBIS Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v16i1.4310

Abstract

Setiap daerah di Indonesia memiliki kearifan lokal berbeda-beda sehingga keberadaannya diibaratkan 1001 kisah yang tak mungkin bisa diceritakan dalam satu malam dan memerlukan usaha keras untuk menelisik nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Salah satunya adalah kearifan lokal Nundang Bineak yang dimiliki suku Rejang di Kabupaten Lebong yang sarat akan tuntunan disaat bersentuhan dengan lingkungan, seperti tuntunan pemakaian rebung bambu kuning, kunyit busuk, kendur dalam pengendalian hama di persawahan. Melihat adanya sinkronisasi antara kearifan lokal Nundang Bineak dan filosofi pertanian organik, yaitu memberdayakan petani untuk bekerja selaras dengan alam serta menghargai prinsip-prinsip yang bekerja di alam sehingga ada keseimbangan ekologi, keanekaragaman varietas, keharmonisan dengan iklim dan lingkungan sekitar.  Maka perlu sekali untuk menelisik nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal Nundang Bineak di Kabupaten Lebong, agar dapat memberdayakan Suku Rejang dalam kegiatan yang mampu mewujudkan pelaksanaan pertanian organik secara optimal sehingga dapat mengembalikan keseimbangan alam pada proporsinya semula dan pada akhirnya terciptanya kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk ; 1) mengetahui kearifan lokal Suku Rejang Nundang Bineak di Kabupaten Lebong; 2) mengetahui kontribusi kearifan lokal Suku Rejang Nundang Bineak Kabupaten Lebong dalam mendukung teknologi pertanian organik; 3) mengetahui cara melestarikan kearifan lokal Suku Rejang Nundang Bineak yang ada di Kabupaten Lebong 4) mengetahui pendapatan yang diperoleh petani yang masih memegang teguh kearifan lokal Nundang Bineak. Penelitian direncanakan akan dilaksanakan sekitar 10 bulan di Kabupaten Lebong. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan dengan metode Purpossive sampling dan teknik penarikan sampel menggunakan metode Snowball Sampling. Data diperoleh melalui penyebaran angket kepada responden dan mengamati secara langsung kondisi lingkungan. Data selanjutnya ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat petani lebong hanya sebagian kecil melaksanakan kearifan lokal Nundang Bineak  Kata Kunci : Kearifan Lokal Nundang Bineak, Pertanian Organik dan kelestarian Lingkungan
KOMBINASI AB MIX DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) SECARA HIDROPONIK SISTEM WICK BOTOL BEKAS Peter Forensyah; Fiana Pondesta; Yukiman Armadi; Rita Hayati; Dwi Fitriani
Agriculture Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v18i1.5413

Abstract

PETER FORENSYAH. Kombinasi Ab Mix Dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica Rapa L.) Secara Hidroponik Sistem Wick Botol Bekas. Dibimbing oleh YUKIMAN ARMADI dan RITA HAYATI. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui interaksi dan pengaruh dosis petrognaik dan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanain dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu Jl. Bali Kota Bengkulu pada bulan Agustus-Oktober 2021. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) perlakuan 1 macam nutrisi (N) yaitu Kontrol (N0), 600 ppm+0,5 gram Petrogenik/L air (N1), 600 ppm+1 gram Petrogenik/L air (N2), 600 ppm+1,5 gram Petrogenik/L air (N3). Perlakuan ke-2 yaitu Rockwool (M1) dan Sekam Padi (M2). Terdapat 8 kombinasi diulang sebanyak 4X sehingga diperoleh 32 percobaan, setiap percobaan 4 tanaman sehingga diperoleh 128 tanaman. Hasil data di analisis secara statistik menggunakan analisis sidik ragam, selanjutnya apabila berpengaruh nyata dan sangat nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multipe Range Test (DMRT) pada taraf 5 %. Pemberian dosis petrogenik 1 g/ L air dapat meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman pokcoy (Brassica rapa L.) secara hidroponik sistem wick botol bekas. Media tanam rockwool dan sekam padi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun. Tidak ada interaksi antara perlakuan dosis petrogenik dan media tanam terhadap tanaman pokcoy (Brassica rapa L.) secara hidroponik sistem wick botol bekas. Kata Kunci : Pakcoy, AB mix, Media Tanam
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA MERAH (Lactuca sativa var. Crispa) TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI MACAM DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR Zerin Miftahurahma; Usman Usman; Yukiman Armadi; Eva Oktavidiati; Jafrizal Jafrizal
Agriculture Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v18i1.5586

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terjadinya interaksi macam POC dan kosentrasi terhadap tanaman selada merah (Lactuca Satva var. crsipa). Penelitian ini telah dilaksanakan di Jalan Danau Raya, Masjid Jamik Al-Huda, Kelurahan Panorama, Kecamatan Singgaran Pati, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama macam Pupuk Organik Cair (POC) terdiri dari P0 (nasa), P1(daun kelor), P2(daun lamtoro), P3(jakaba). Faktor kedua adalah tingkatan kosentrasi yatu K1(5%), K2(10%) dan K3(15%). Terdapat 12 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali, setiap kombinasi terdiri dari 5 tanaman, sehingga terdiri dari 180 unit perlakuan percobaan. Hasil penelitian ini menunjukan perlakuan macam POC dan kosentrasi berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman umur 7 hst dan 28 hst, sedangkan pada parameter jumlah daun berpengaruh nyata umur 21 hst hingga 28 hst dan terdapat interaksi pada parameter jumlah daun umur 28 hst. Pada parameter tinggi tanaman umur 7 hst macam POC kelor (P1) berpengaruh nyata dengan POC nasa (P0) akan tetapi berpengaruh tidak nyata dengan semua perlakuan lainya. Macam POC kelor (P1) memberikan hasil yang terbaik dari perlakuan lainya. Berdasarkan perlakuan kosentrasi didapatkan kosentrasi 15% (K3) berpengaruh nyata dengan kosentrasi 5% (K1). Kosentrasi 15% (K3) memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman umur 28 hst. Pada parameter jumlah daun umur 21 hst macam POC kelor (P1) berpengaruh nyata terhadap POC nassa (P0) dan POC lamtoro (P2). Macam POC kelor (P1) memberikan hasil terbaik dari perlakuan lainya. Pada parameter jumlah daun umur 28 hst terjadi interaksi jumlah daun tertinggi 8,89 (P1K3) hingga 10,33 (P3K3). Ketiga POC dapat digunakan dengan kosentrasi terbaik 10% (P2) dan 15 % (P3). Perlakuan macam POC kelor (P1) memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman dan jumlah daun, sedangkan kosentrasi 15% (K3) memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman dan jumlah daun. Kata Kunci : POC, Konsentrasi dan Selada Merah (Lactucasativa var. crispa).
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) TERHADAP JENIS MEDIA TANAM DAN JENIS NUTRISI DENGAN SISTEM HIDROPONIK Gusti Priyanda; Rita Hayati; Eva Oktavidiati; Jafrizal; Dwi Fitriani; Yukiman Armadi
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jrips.v1i2.3603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman selada (Lactuca Sativa L.) terhadap jenis media tanam dan jenis nutrisi dengan sistem hidroponik. Rancangan yang digunakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor yaitu faktor pertama Media Tanam (M) : M1 (Rockwool), M2 (Sekam Padi), sedangkan faktor kedua Nutrisi (N) : N1 (AB Mix), N2 (Poc Nasa), N3 (Super Bionik) masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil data dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dan apabila berbeda nyata dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 5 %. Data hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun tanaman, berat segar tanaman, berat akar tanaman dan panjang akar tanaman. Pada perlakuan nutrisi berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun umur 1 MST, 3 MST, 5 MST, berat segar tanaman, berat akar tanaman dan panjang akar tanaman selada.Terdapat interaksi antara penggunaan media tanam dan pemberian nutrisi pada tanaman selada berpengaruh sangat nyata pada berat segar tanaman dan berat akar tanaman selada. Hasil penelitian menunjukan pertumbuhan dan hasil terbaik adalah perlakuan media tanam rockwool dan nutrisi ab mix. Kata kunci :Selada, Media Tanam, Nutrisi, Hidroponik, Pertumbuhan