Kemampuan diri dalam menjaga kestabilan mental merupakan hal yang penting bagi kesehatan dan kesejahteraan seseorang. Kesehatan mental dapat berubah-ubah sesuai dengan cara seseorang dalam menjalani kehidupannya sehari-hari terurama saat berinteraksi dengan orang lain, membuat pilihan, dalam pola hidup, kebiasaan belajar, dll. Beragam peristiwa dalam kehidupan dapat meninggalkan dampak yang besar pada kepribadian dan perilaku seseorang. Hal-hal tersebut dapat berupa stress yang berkepanjangan, pelecehan, kekerasan,dll. Hal yang dapat dilakukan salah satunya berkonsultasi dengan tenaga ahli yang profesional, yaitu konselor. Pada universitas diharapkan memiliki beberapa konselor guna untuk menjaga kesehatan mental di universitas tersebut. Peneliti selaku konselor di Universitas Panji Sakti melakukan penelitian terkait kesehatan mental di kampus tersebut. Penelitian ini dilakukan karena peneliti melihat ada indikasi gangguan kesehatan mental yang terjadi kepada mahasiswa, untuk mencegah gangguan kesehatan mental yang berkepanjangan maka peneliti merasa sangat perlu untuk memberikan beberapa treatment khusus yaitu dengan menggunakan layanan konseling individu. Peneliti melihat adanya peningkatan kesehatan mental yang signifikan dalam hasil post-test yang diberikan. Hal ini berdasarkan dengan output yang diketahui Asymp.Sig (2-tailed) bernilai 0,001. Karena nilai 0,01 lebih kecil dari < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa “Hipotesis Diterima”. Hal ini dimaksudkan ada perbedaan antara hasil pre-test dan post- test kesehatan mental, dapat disimpulkan bahwa “ada perbedaan pengaruh penggunaan konseling individual terhadap mahasiswa yang memiliki kesehatan mental rendah”.
Copyrights © 2023