Di Indonesia, Bahasa Inggris merupakan bahasa asing yang tidak digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Hal ini tentu menjadi salah satu kendala bagi para siswa untuk dapat menghafal dan memahami bahasa Inggris itu sendiri dikarenakan kurangnya intensitas penggunaannya. Pemberian pembelajaran Bahasa Inggris untuk siswa Sekolah Dasar (SD) dinilai baik karena mereka masih berada pada usia yang sangat mudah dalam menerima dan menghafal informasi Bahasa. Dikarenakan peneliti telah melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) di Perum Kresna Asri ditahun sebelumnya, maka beberapa data mengenai permasalahan yang ada telah didapatkan, yakni antara lain: (1) Siswa yang mengikuti kegiatan abdimas sangatlah beragam, mulai dari tingkat kelas maupun ketersediaan pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah masing-masing (2) motivasi siswa dalam mengikuti pelajaran (3) Secara umum, kemampuan Bahasa Inggris siswa SD yang berada di lingkungan Perum. Kresna Asri ini masih dikategorikan kurang. Oleh karena itu, peneliti akan melaksanakan kegiatan abdimas dengan judul “Pembelajaran Bahasa Inggris dengan 3 Metode Untuk Siswa Sekolah Dasar (SD).” Adapun ketiga metode yang akan diberikan antara lain: Grammar Translation Method (GTM), Audio Lingual Method, dan Total Physical Response. Tujuan dari pemberian pembelajaran dengan memberikan keempat metode diatas adalah untuk mendapatkan metode pembelajaran terbaik diantaranya untuk kemudian bisa meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa secara khusus, dan metode terbaik bisa digunakan untuk pengajaran Bahasa Inggris untuk siswa SD secara umum. Dari kegiatan abdimas yang dilaksanakan menunjukkan bahwa metode Audio lingual dan TPR dinilai bisa meningkatkan minat/ motivasi siswa dalam belajar Bahasa Inggris.
Copyrights © 2023