Orang gangguan Jiwa di Keluarga Indonesia masih sering terjadi. Data secara Nasional menunjukkan bahwa hasil Raskesdas (2018) orang dengan gangguan jiwa di Indonesia ada 450 ribu orang dengan prosentase di Jawa Tengah ada 4,4%. Gangguan jiwa di rumah tangga area pedesaan berjumlah 31,8%. Melihat hal itu masih tingginya kejadian kasus orang dengan gangguan jiwa. Di Kebumen menurut Bupati kejadian orang dengan gangguan jiwa menunjukkan tinggi menempati 5 besar di Jawa tengah jumlah mencapai 4.000 jiwa karena pemahaman kurang. Tujuan penelitian Gambaran PemahamanKeluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa di Masyarakat Desa Bijiruyung Sempor Kebumen mengenai informasi, pengantaran, konsultasi, pertolongan, pelayanan desa dan media inforamsi. Dalam teori Betty neumen di keperawatan komunitas ada biologis, psikologis, sosial dan spiritual. Metodenya Deskreptif dengan pendekatan observasional keluarga gangguan jiwa.Polulasinya keluaarga yang mempunyai gangguan jiwa dan sampelnya menggunakan pendekatan total sampel berjumlah 20 keluarga gangguan jiwa. Dari semua keluarga sudah dijelakan maksud dan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga yang mendapatkan penyuluhan mayoritas 11 keluarga ( 55%), transportasi yang digunakan menggunakan motor 14 keluarga (70%), keluargatidak melakukan konsultasi 17 keluarga (85%), melakukan pertolongan 17 keluarga (85%), dan media informasi melalui TV 10 keluarga ( 50%). Diharapkan keluarga mempunyai gangguan jiwa memanfaatkan fasilitas kesehatan disedian desa menangani masalah gangguan jiwa
Copyrights © 2022