Anemia dalam kehamilan diketahui sebagai tanda bahaya potensial bagi ibu dan bayi. Ibu hamil dengan anemia berisiko menyebabkan ketuban pecah dini pada persalinan yang kemudian akan berisiko menyebabkan persalinan lama karena inersia uteri. Oleh sebab itu, bidan yang merupakan tenaga kesehatan yang terlibat dalam lini terdepan pelayanan kesehatan harus memberikan pehatian khusus terhadap masalah ini. Studi kasus ini bertujuan untuk mencegah terjadinya masalah potensial yang ditimbulkan dari anemia dalam kehamilan, ketuban pecah dini dan inersia uteri. Asuhan diberikan pada ibu hamil sejak usia kehamilan 29 minggu sampai persalinan selama 5 kali kunjungan melalui anamnesa, pemeriksaan fisik lengkap serta pemeriksaan laboratorium serta pemberian asuhan kebidanan secara komprehensif sesuai dengan manajemen varney. Hasil dari asuhan kebidanan menunjukkan kenaikan kadar Hb pada Ny.K, tidak terdapat komplikasi persalinan dengan KPD dan inersia uteri. kesimpulannya adalah asuhan kebidanan yang diberikan pada Ny.K sudah sesuai dengan kebutuhan ibu dan kewenangan bidan ke 4.
Copyrights © 2022