Rumah sakit Indonesia menghasilkan 376.089 ton sampah per hari. Jumlah ini sangat besar dan berpotensi merusak lingkungan. Tenaga kesehatan berperan penting dalam pemilahan sampah medis padat, dan mereka berisiko tinggi terluka akibat pemilahan sampah medis padat karena merekalah orang pertama yang bersentuhan langsung dengannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap petugas kesehatan terhadap praktik pemilahan sampah medis padat di RSUD Limpung. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang, yang dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2021. Uji chi-kuadrat digunakan sebagai uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 39 petugas kesehatan (78,0 %) memiliki pengetahuan yang baik, sedangkan 11 responden memiliki pengetahuan yang kurang (22,0 %). 40 responden (80,0%) memiliki sikap positif, sedangkan 10 responden memiliki sikap negatif (20,0%). Sebanyak 38 responden (76,0 %) termasuk dalam kategori baik, sedangkan 12 responden termasuk dalam kategori kurang (24,0 %). Berdasarkan hasil uji statistik diketahui bahwa P-Value = 0,007 < 0,05, ada hubungan antara pengetahuan petugas kesehatan dengan praktik pemilahan sampah medis padat rumah sakit. Dan diperoleh P-Value = 0,046 < 0,05 menunjukkan bahwa ada hubungan antara sikap petugas kesehatan terhadap praktik pemilahan limbah padat medis rumah sakit.
Copyrights © 2022